Kupang, NW,id — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29, Asosiasi Kampung Wisata Karoke melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan gratis serta pembagian sembako kepada warga di tiga Rukun Tetangga (RT) yang berada di kawasan wisata karoke Tenau, Kecamatan Alak, Kota Kupang.
Kegiatan yang digelar di lokasi wisata karoke Tenau ini melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas Alak dan Dinas Kesehatan Kota Kupang.Pada Sabtu (6/12) Siang
Total 150 Kepala Keluarga (KK) dari RT 9, RT 10, dan RT 11 menerima layanan pemeriksaan kesehatan gratis serta paket sembako.
Ketua Asosiasi, Muhammad Didu Mukhtar, menjelaskan bahwa kegiatan sosial ini merupakan agenda tahunan yang telah dua kali dilaksanakan. Jika tahun sebelumnya acara HUT dipusatkan di Pantai Lasiana, tahun ini pihaknya memilih melaksanakan kegiatan di kawasan karoke.
“Tujuan kami agar warga yang terdampak kebisingan di sekitar lokasi juga mendapatkan manfaat secara langsung. Asosiasi ini memang berfokus pada tiga RT di Kelurahan Alak,” ujar Mukhtar.
Ia menambahkan, bantuan diberikan kepada warga yang benar-benar membutuhkan, serta berharap hubungan antara pelaku usaha karoke dan warga tetap harmonis.
“Kita tetap satu, tidak ada gesekan. Tanggal 7 nanti akan ada orkes dangdut sebagai acara puncak,” katanya.
Ketua Panitia HUT ke-29, Imron, mengatakan Asosiasi Kampung Wisata Karoke merupakan wadah bagi seluruh pengusaha tempat karoke di Kota Kupang agar kegiatan usaha berjalan tertib dan terkoordinasi.
“Kegiatan ini adalah kontribusi kami kepada masyarakat yang terdampak kebisingan.
Kami menyediakan cek kesehatan gratis dan membagikan sembako karena kami peduli dengan kondisi warga sekitar tempat wisata karoke,” jelasnya.
Menurut Imron, kegiatan sosial ini didanai melalui iuran anggota asosiasi serta dukungan sponsor, salah satunya Bir Bintang yang produknya beredar di kawasan tersebut.
Dari dana tersebut, asosiasi kemudian menyalurkan bantuan sembako kepada warga di tiga RT dan memberikan pemeriksaan kesehatan gratis berupa cek darah dan konsultasi medis.
Kuasa hukum Asosiasi Karoke, Aldi Danton, SH, menegaskan bahwa kegiatan ini sekaligus bertujuan menghapus stigma negatif yang selama ini melekat pada wilayah tersebut.
“Selama ini ada imet daerah hitam, padahal kampung karoke ini dirintis oleh masyarakat dan terbuka untuk umum, baik bagi warga biasa maupun kalangan atas,” ujarnya.
Saat ini terdapat 23 tempat karoke yang aktif beroperasi dan seluruhnya tergabung dalam asosiasi. Aldi menegaskan komitmen pihaknya untuk terus berbenah dan berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan, kecamatan, hingga Kota Kupang.
Puncak Acara di Pantai Lasiana
Sebagai penutup rangkaian kegiatan HUT ke-29, Asosiasi Kampung Wisata Karoke akan menggelar pentas hiburan orkes dangdut di Pantai Lasiana pada Sabtu (7/12). Acara dimulai pukul 10.00 WITA dan terbuka untuk seluruh masyarakat kota Kupang.
“Hiburan bukan hanya untuk kalangan atas. Semua masyarakat berhak menikmati hiburan yang sehat dan positif,” kata Imron.
Asosiasi mengajak seluruh warga Kota Kupang untuk datang dan menikmati pertunjukan orkes dangdut tersebut.






