KUPANG.NW.id – Prestasi membanggakan yang diraih Dojang Lourdez Taekwondo Club dalam ajang Liliba Cup II Maret 2026 tidak hanya dirayakan dengan euforia kemenangan, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata kepedulian sosial.
Sebagai bentuk rasa syukur atas keberhasilan meraih Juara Umum II, Dojang Lourdez menggelar kegiatan bakti sosial berupa anjangsana ke Panti Asuhan Kristen Petra Fatufeto. Sabtu 18 April 2026
Kegiatan ini menjadi momen penuh makna yang menggabungkan semangat olahraga dengan nilai-nilai kemanusiaan.
Dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, para atlet, pelatih, pengurus, serta orang tua atlet hadir langsung untuk berbagi kasih dengan anak-anak panti asuhan.
Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa materi, tetapi juga perhatian, kebersamaan, dan semangat yang mampu menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak di panti.
Ketua Dojang Lourdez Club, Ferdinandus C. Nuga, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pembinaan karakter atlet, tidak hanya dari sisi prestasi tetapi juga moral dan sosial.
“Kami ingin menjadikan momentum kemenangan ini sebagai ajang berbagi. Ini bukan sekadar syukuran, tetapi juga bentuk tanggung jawab sosial kami sebagai bagian dari masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini melibatkan seluruh elemen dalam dojang, termasuk pelatih, pengurus, atlet yang tergabung dalam Dojang Taekwondo Goaliders, serta dukungan penuh dari para orang tua atlet.
Menurutnya, sebagian besar atlet Dojang Lourdez masih berada di bangku Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), sehingga penting untuk menanamkan nilai kepedulian sejak dini.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin mengajarkan kepada anak-anak bahwa menjadi juara bukanlah satu-satunya tujuan.
Mereka juga harus memiliki rasa empati, peduli terhadap sesama, dan siap membantu orang lain,” tegas Ferdinandus.
Ia juga berharap, pengalaman langsung berinteraksi dengan anak-anak panti asuhan dapat membentuk karakter atlet menjadi pribadi yang lebih rendah hati, bersyukur, dan memiliki jiwa sosial yang tinggi.
Sementara itu, anak-anak Panti Asuhan Kristen Petra Fatufeto menyambut kehadiran rombongan Dojang Lourdez dengan penuh antusias.
Canda tawa dan keakraban terlihat sepanjang kegiatan berlangsung, menciptakan suasana yang hangat dan penuh kebahagiaan.
Kegiatan ini tidak hanya meninggalkan kesan mendalam bagi anak-anak panti, tetapi juga bagi para atlet yang terlibat.
Mereka belajar bahwa kemenangan sejati bukan hanya diukur dari medali dan piala, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang bisa dibagikan kepada orang lain.
Dengan semangat sportivitas dan kepedulian sosial, Dojang Lourdez Taekwondo Club menunjukkan bahwa olahraga bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang membangun karakter, mempererat solidaritas, dan menghadirkan dampak positif bagi masyarakat.
Contoh nyata bahwa prestasi di arena pertandingan dapat berjalan seiring dengan aksi kemanusiaan, menjadikan para atlet tidak hanya hebat tetapi juga mulia dalam kehidupan sosial.






