Kupang ,NW,id – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, menginstruksikan seluruh Kepala Dinas (Kadis) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT agar terbuka dan responsif dalam memberikan informasi kepada publik, khususnya kepada awak media.
Instruksi tersebut disampaikan Gubernur Melki saat menggelar coffee morning bersama awak media di Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur NTT, Jumat (19/12/2025) pagi. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma.
Gubernur Melki menegaskan, para Kadis tidak boleh menghindari atau mempersulit wartawan ketika dimintai keterangan terkait isu dan kebijakan yang menyangkut kepentingan masyarakat.
“Saya minta semua Kadis harus mampu menjawab pertanyaan rekan-rekan wartawan, baik secara langsung maupun lewat media seperti WhatsApp,” tegas Melki.
Mantan anggota DPR RI itu mengungkapkan, dirinya selalu berusaha merespons pertanyaan wartawan meski di tengah kesibukan menjalankan tugas pemerintahan.
Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat luas.
“Setiap wartawan yang menghubungi saya untuk bertanya soal kepentingan publik, pasti saya jawab. Apa pun itu saya respon. Ini soal pembangunan di NTT dan harus disampaikan ke publik melalui rekan-rekan jurnalis,” ujarnya.
Melki juga menilai kehadiran wartawan merupakan bagian penting dari kontrol publik terhadap kinerja pemerintah.
Pemberitaan media menjadi bahan evaluasi bagi dirinya, Wakil Gubernur, serta seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar bekerja lebih baik dan lebih transparan.
“Wartawan adalah bagian dari kontrol publik. Karena itu saya selalu merespons pertanyaan media. Saya minta sekali lagi, para Kadis harus terbuka dan responsif,” tandas Melki.
Pernyataan tersebut disambut tepuk tangan para wartawan yang hadir dalam kegiatan coffee morning bersama Pemerintah Provinsi NTT tersebut.






