Berita  

Investor Italia Masuk NTT, Proyek PLTS Siap Dikebut di 5 Daerah, Rote Ndao Jadi Target Baru

Istimewa

KUPANG.NW.id — Komitmen investasi di sektor energi terbarukan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) semakin menguat.

Hal ini ditandai dengan pertemuan antara Limes Renewable Energy dan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) NTT, Viktor Manek, yang membahas percepatan penjajakan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di wilayah tersebut.

Dalam pertemuan itu, Limes Renewable Energy diwakili oleh Giovanni Cavallo serta William Runturambi. William juga menjabat sebagai Direktur PT Energi Hijau NTT, entitas resmi yang dibentuk untuk menjalankan pengembangan proyek Limes di NTT.

BACA JUGA:  Buka Raker Jasa Kontruksi, Gubernur Melki  Infrastruktur Harus Berkualitas dan Berkelanjutan

William menegaskan bahwa kesiapan investasi Limes kini telah melampaui tahap eksplorasi awal. Menurutnya, NTT memiliki potensi energi surya yang sangat kompetitif di Indonesia.

“Kami sudah melihat langsung kondisi di lapangan. Limes siap untuk berinvestasi dan melanjutkan ke tahap berikutnya,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, Limes telah melakukan survei lokasi di empat kabupaten, yakni Kabupaten Kupang, Kabupaten Belu, Sumba Timur, dan Sumba Barat Daya.

Survei ini melibatkan tim Limes NTT bersama tim engineering dari Vietnam untuk mengkaji kelayakan teknis pengembangan proyek PLTS skala utilitas.

BACA JUGA:  Polda NTT Gagalkan Penyelundupan 157 Ballpress Pakaian Bekas Impor dari Timor Leste

Sementara itu, Viktor Manek menyambut baik progres yang telah dicapai oleh Limes Renewable Energy. Ia bahkan mengusulkan penambahan satu wilayah baru, yakni Kabupaten Rote Ndao, sebagai lokasi potensial kelima dalam pengembangan energi terbarukan.

Ia mendorong agar tim Limes segera melakukan survei di wilayah tersebut guna mempercepat identifikasi potensi dan peluang investasi.

Pertemuan ini menjadi sinyal kuat adanya sinergi antara pemerintah daerah dan investor dalam mendorong transisi energi di NTT.

Dengan potensi sinar matahari yang melimpah serta dukungan berbagai pihak, NTT diharapkan mampu berkembang menjadi salah satu pusat energi terbarukan unggulan di Indonesia.

BACA JUGA:  Bangkit dari Mati Suri 50 Tahun, Pemkab TTU Bangun Lagi Bandara Sasi, Rp7 Miliar Dialihkan, Target Pesawat Mendarat Maret 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *