KUPANG.WARTATIMOR.COM — Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat prestasi gemilang sepanjang tahun 2025.
Dari target penyelesaian 16 kasus, Ditpolairud berhasil menuntaskan 47 kasus, atau hampir tiga kali lipat dari target.
Capaian tersebut disampaikan Direktur Polairud Polda NTT, Kombes Pol Irwan Deffi Nasution, S.I.K., M.H., dalam acara syukuran sederhana memperingati Hari Ulang Tahun ke-75 Korps Polairud, Senin (1/12/2025).
Menurut Kombes Irwan, keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras dan komitmen seluruh jajaran Ditpolairud dalam menjaga keamanan wilayah perairan dan udara NTT.
“Target kita 16 kasus, namun kita berhasil menuntaskan 47 kasus. Ini pencapaian luar biasa,” ujarnya.
Perayaan HUT ke-75 Polairud diawali dengan doa bersama lintas agama yang dipusatkan di Masjid dan Gereja Ditpolairud Polda NTT.
Di Masjid, personel melaksanakan Sholat Gaib, Istighosah, dan doa bersama bagi korban bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Sementara itu, personel beragama Kristen mengikuti ibadah doa bersama di Gereja Ditpolairud dengan tujuan memohon kekuatan dan pemulihan bagi masyarakat terdampak bencana.
Usai doa bersama, acara dilanjutkan dengan syukuran di Lapangan Tembak Ditpolairud Polda NTT.
Dalam suasana penuh kebersamaan, Ditpolairud menyerahkan tali asih kepada anak-anak personel yang berprestasi sebagai bentuk apresiasi dan dukungan moral kepada keluarga anggota Polairud.
Selain itu, sejumlah personel menerima piagam penghargaan Kapolda NTT atas kinerja dan dedikasi terbaik sepanjang tahun 2025. Penyerahan dilakukan langsung oleh Dirpolairud Kombes Irwan.
Kombes Irwan menutup rangkaian kegiatan dengan memberikan apresiasi dan motivasi kepada seluruh personel.
“Teruslah memberikan yang terbaik. Kita satu suara, satu langkah untuk menjaga laut, udara, dan marwah Polri,” tegasnya.
Acara berlangsung sederhana namun penuh makna, mencerminkan komitmen Ditpolairud Polda NTT dalam mengabdi untuk keamanan wilayah maritim dan udara Nusa Tenggara Timur.






