Pengcab TI Flores Timur Tolak Percepatan Musprov NTT, Dinilai Berpotensi Munculkan Calon Tunggal

Surat Pangcab TI flotim tolak percepatan Musprov

KUPANG, NW.id – Polemik rencana percepatan Musyawarah Provinsi (Musprov) Taekwondo Indonesia (TI) Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai memanas.

Pengurus Cabang (Pengcab) Taekwondo Indonesia Kabupaten Flores Timur secara tegas menyatakan penolakan terhadap rencana percepatan Musprov yang dijadwalkan pada 14 Maret 2026.

Penolakan tersebut disampaikan melalui surat resmi yang ditujukan kepada Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) di Jakarta, menyusul surat pemberitahuan dari Pengprov TI NTT Nomor: 15/Pengprov TI NTT/II/2026 terkait percepatan pelaksanaan Musprov untuk pemilihan Ketua TI NTT periode 2026–2030.

BACA JUGA:  MA Tolak Kasasi Jaksa, Ritha Marlina Latole Resmi Bebas dalam Kasus Dana Kapitasi BPJS TTS

Dalam surat tersebut, Pengcab TI Flores Timur menilai percepatan Musprov tidak memiliki urgensi yang jelas, mengingat masa kepengurusan Pengprov TI NTT yang saat ini dipimpin oleh Fransisko Bessie masih berlaku hingga November 2026.

“Kami dengan tegas menolak untuk mempercepat Musprov karena tidak ada urgensinya, mengingat masa kepengurusan TI NTT masih berakhir pada bulan November 2026,” demikian kutipan sikap resmi Pengcab TI Flores Timur.

Selain soal waktu pelaksanaan, Pengcab Flores Timur juga menyoroti potensi munculnya calon tunggal dalam pemilihan Ketua Pengprov TI NTT apabila Musprov dipaksakan dipercepat.

BACA JUGA:  RUPS Bank NTT di Ende, Gubernur Melki Tegaskan Integritas dan Kepatuhan Jadi Kunci Kemajuan Ekonomi NTT

Mereka menyebut saat ini terdapat beberapa bakal calon yang berpotensi maju dalam pemilihan Ketua TI NTT periode 2026–2030, sehingga percepatan Musprov dinilai dapat merugikan proses demokrasi dalam organisasi.

“Perlu diketahui bahwa ada beberapa bakal calon Ketua TI NTT yang akan mengikuti pemilihan.

Karena itu, kami berharap proses ini berjalan sesuai mekanisme organisasi dan tidak memunculkan calon tunggal,” tulis Pengcab Flores Timur dalam surat tersebut.

Pengcab Flores Timur juga meminta Ketua Umum PBTI agar mempertimbangkan kembali keputusan percepatan Musprov yang telah diberitahukan oleh Pengprov TI NTT
.
Surat penolakan yang ditandatangani oleh Ketua Harian TI Kabupaten Flores Timur, Mochtar Djati, itu juga ditembuskan kepada Sekretaris Umum PBTI, Ketua Bidang Organisasi PBTI di Jakarta, serta Ketua KONI Provinsi NTT.

BACA JUGA:  Wagub Johni Asadoma Tegaskan NTT–NTB Mulai Siapkan PON XXII 2028, Perda hingga Venue Jadi Fokus

Langkah ini menambah daftar dinamika internal di tubuh Taekwondo NTT menjelang agenda pemilihan ketua baru, yang belakangan menjadi sorotan sejumlah pengurus cabang di daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *