Labuan Bajo,NW.id-Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Nusa Tenggara Timur menggelar Workshop Kaderisasi dan Konsolidasi DPP, DPW, dan DPD PAN se-NTT di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, pada 11–14 Desember 2025.
Kegiatan strategis ini dihadiri langsung jajaran pimpinan pusat PAN, antara lain Sekretaris Jenderal DPP PAN Eko Hendro Purnomo, Wakil Ketua DPP H.A. Bakri HM, Sekretaris POK DPP Tedy Kurniawan, Wakil Ketua DPP Arif Noor Hartanto, Wakil Ketua DPP Simon Petrus Kamlasi, serta pimpinan DPW PAN NTT yang dipimpin Ketua DPW Ahmad Yohan dan Sekretaris DPW Marthen Lenggu, bersama seluruh pimpinan DPD PAN kabupaten/kota se-NTT.
Workshop yang mencapai puncaknya pada Minggu, 14 Desember 2025, ini digelar sebagai bagian dari upaya penguatan soliditas organisasi dan kesiapan kader PAN menghadapi agenda politik ke depan.
Sekretaris DPW PAN NTT Marthen Lenggu menegaskan, kegiatan tersebut tidak hanya fokus pada konsolidasi internal dan penguatan struktur kepartaian, tetapi juga diwujudkan melalui aksi sosial nyata berupa pembagian bantuan pangan kepada masyarakat Labuan Bajo.
“PAN ingin memastikan kaderisasi dan konsolidasi berjalan seiring dengan keberpihakan kepada rakyat. Partai harus hadir dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Marthen.
Lanjut katanya,workshop kaderisasi dan konsolidasi ini merupakan bagian dari program berkelanjutan DPW PAN NTT untuk memperkenalkan serta menginternalisasi program-program strategis PAN di NTT yang wajib ditindaklanjuti oleh seluruh pengurus DPD hasil Musda.
Sebagai wujud komitmen terhadap masyarakat, DPW PAN NTT menegaskan slogan “PAN Bantu Rakyat” bukan sekadar jargon, melainkan diwujudkan melalui tindakan nyata yang langsung dirasakan masyarakat.
Sementara itu, Wakil Ketua POK PAN NTT sekaligus praktisi hukum Emanuel Pasar menyampaikan bahwa workshop ini mencakup dua agenda utama, yakni pembagian sembako kepada masyarakat dan rapat konsolidasi internal antara DPP, DPW, dan DPD PAN se-NTT.
Menurut Emanuel, konsolidasi ini menjadi sangat penting karena hasil Musda PAN NTT melahirkan 12 ketua DPD baru, sehingga diperlukan proses upgrading dan penguatan kapasitas organisasi agar seluruh pengurus mampu menjalankan roda partai secara tertib dan solid.
“Melalui kegiatan ini, PAN merespons dinamika politik yang berkembang sekaligus memperkuat konsolidasi internal.
Dalam kesempatan ini juga disalurkan bantuan pangan kepada sekitar 500 penerima manfaat,” jelasnya.






