KUPANG.NW.id – PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) mulai menyalurkan pembiayaan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal NTT yang akan bekerja di luar negeri.
Program tersebut ditujukan untuk membantu calon PMI memenuhi berbagai kebutuhan sebelum memperoleh penghasilan di negara tujuan.
Namun, Bank NTT menegaskan pembiayaan hanya diberikan kepada calon pekerja yang berangkat melalui jalur resmi dan legal.
Direktur Utama Bank NTT Charlie Paulus mengatakan, program pembiayaan PMI tersebut sudah berjalan, meski realisasinya hingga kini masih terbatas.
“Programnya sudah jalan, tetapi memang belum banyak,” kata Charlie seusai mengikuti Coffee Morning with Gubernur NTT to Rapimprov VIII Kadin NTT Serentak se-Indonesia 2026 di Hotel Harper Kupang, Kamis (24/9/2026).
Menurut Charlie, pembiayaan dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan calon PMI, antara lain biaya pelatihan, pengurusan paspor hingga kebutuhan hidup pada masa awal bekerja di luar negeri.
Hanya untuk PMI Jalur Resmi
Charlie menegaskan Bank NTT tidak akan memberikan fasilitas pembiayaan bagi calon PMI yang berangkat melalui jalur ilegal.
Calon PMI yang mengajukan pembiayaan wajib mengikuti prosedur resmi, termasuk menggunakan perusahaan penyalur tenaga kerja yang legal serta bekerja sama dengan pihak luar negeri yang resmi.
“Aturannya harus tidak boleh yang ilegal. Harus resmi, lewat biro penyalur tenaga kerja yang resmi dan kerja sama dengan pihak luar yang resmi,” tegasnya.
Menurut Charlie, ketentuan tersebut diterapkan untuk memastikan pembiayaan yang diberikan Bank NTT tidak hanya membantu kebutuhan calon PMI, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memberikan perlindungan kepada masyarakat NTT yang bekerja di luar negeri.
Dorong PMI Berangkat Aman
Charlie mengatakan, Bank NTT ingin memastikan masyarakat yang mendapatkan pembiayaan dapat bekerja melalui mekanisme yang legal sehingga memiliki kepastian dan perlindungan.
“Lebih baik enggak jalan daripada harus ngawur. Kita membantu orang untuk bisa bekerja secara legal, mendapat perlindungan dan proteksi,” ujarnya.
Melalui program ini, Bank NTT berharap semakin banyak masyarakat NTT yang ingin bekerja di luar negeri memiliki akses pembiayaan sekaligus memahami pentingnya memilih jalur keberangkatan yang resmi.
Pembiayaan PMI tersebut diharapkan dapat mendukung masyarakat NTT memperoleh kesempatan kerja di luar negeri secara lebih aman, legal dan terlindungi.
Komentar (0)
Ingin berkomentar? Masuk ke akun pembaca Anda.
Belum punya akun? Daftar gratis
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!