KUPANG.NW.id – Frangky Ronald Boelan, yang akrab disapa Ona Bulan, secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Asosiasi Pengusaha Rental Mobil Nusa Tenggara Timur (ASPREM NTT) periode 2026–2027.
ASPREM NTT dibentuk sebagai wadah bersama bagi para pengusaha rental mobil di NTT untuk memperkuat solidaritas, perlindungan, legalitas, serta profesionalitas dalam menjalankan usaha.
Asosiasi ini didirikan oleh sekitar 60 pengusaha rental mobil. Setelah terbentuk, ASPREM NTT mulai memperkuat struktur organisasi dan menyusun sejumlah agenda kerja strategis.
Hal tersebut dibahas dalam rapat bersama badan pengurus dan anggota ASPREM NTT yang berlangsung di Resto Kapal Ikan, Kota Kupang, Sabtu (3/10/2026).
Ronald mengatakan, ASPREM NTT hadir untuk menjadi wadah bersama dalam memperjuangkan kepentingan para pengusaha rental mobil sekaligus menciptakan iklim usaha yang sehat.
“ASPREM NTT hadir sebagai wadah yang nantinya menjadi pelindung bagi para pengusaha rental mobil di NTT,” ujar Ronald.
Salah satu agenda utama yang tengah dipersiapkan adalah penyusunan skema tarif dasar rental mobil.
Menurut Ronald, tarif dasar diperlukan sebagai acuan bersama sehingga persaingan usaha tidak berkembang menjadi perang harga yang dapat merugikan para pelaku usaha.
ASPREM NTT nantinya akan mendorong agar skema tarif yang disepakati bersama dapat diperjuangkan menjadi standar tarif usaha rental mobil di NTT.
Selain persoalan tarif, ASPREM NTT juga memberikan perhatian terhadap aspek legalitas.
Ronald mengatakan, seluruh anggota yang saat ini tergabung dalam asosiasi telah memiliki badan hukum masing-masing.
Sementara bagi pengusaha muda yang ingin bergabung, ASPREM NTT akan membantu agar mereka memiliki badan hukum resmi.
Langkah tersebut dinilai penting untuk membangun industri rental mobil yang lebih profesional sekaligus menjadi bagian dari proses penguatan dan pengkaderan pelaku usaha rental mobil di NTT.
Untuk memperkuat perlindungan terhadap anggota, ASPREM NTT juga menyiapkan tim hukum yang akan memberikan pendampingan apabila anggota menghadapi persoalan hukum yang berkaitan dengan kegiatan usaha.
Ronald menegaskan, keberadaan ASPREM NTT tidak hanya berorientasi pada kepentingan bisnis anggotanya. Asosiasi juga ingin mendorong sektor rental mobil agar berkembang secara profesional dan memberikan kontribusi lebih besar bagi perekonomian daerah.
“ASPREM NTT hadir bukan saja untuk memperkuat ekosistem bisnis rental mobil, tetapi juga mendorong perekonomian daerah sehingga memberikan dampak nyata serta berkontribusi terhadap PAD yang signifikan,” tegas Ronald.
Dengan jumlah anggota yang telah mencapai lebih dari 60 pengusaha, ASPREM NTT kini mulai membangun organisasi yang lebih terstruktur dengan fokus pada penguatan legalitas, perlindungan anggota, standardisasi usaha, serta menciptakan iklim bisnis rental mobil yang sehat di Nusa Tenggara Timur.
Komentar (0)
Ingin berkomentar? Masuk ke akun pembaca Anda.
Belum punya akun? Daftar gratis
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!