Dojang Lourders Dominasi Kontingen Kota Kupang, Kirim 32 Atlet ke Kejuaraan Taekwondo di Semarang

32 atlet Taekwondo kota Kupang yang akan bertanding di Kota Semarang

KUPANG.NW.id – Dojang Lourders kembali menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu pusat pembinaan taekwondo terbaik di Kota Kupang.

Pada ajang Kejuaraan Taekwondo yang akan digelar di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, pada 26-28 Juni 2026, Dojang Lourders mengirimkan 32 atlet atau menjadi kontingen terbesar dari Kota Kupang.

Ke-32 atlet tersebut merupakan bagian dari total 50 atlet Taekwondo Indonesia (TI) Kota Kupang yang akan berlaga di ajang nasional tersebut.

Selain Lourders, kontingen Kota Kupang juga diperkuat oleh Dojang Naikolan yang mengirimkan 8 atlet dan Dojang TPC dengan 10 atlet.

BACA JUGA:  Dugaan Perbedaan Aturan Pencalonan Ketua TI NTT , Screenshot yang Dikirim Ketua Pengprov Berbeda dengan PO TI 2024

Seluruh atlet dijadwalkan berangkat pada 20 Juni 2026 menggunakan kapal laut menuju Surabaya sebelum melanjutkan perjalanan ke Semarang menggunakan kereta api dan bus.

Keberangkatan para atlet secara resmi dilepas Ketua Pengcab Taekwondo Indonesia Kota Kupang, Yeskhiel Lodue, pada Kamis (12/6/2026) petang.

Dalam kesempatan itu, Yeskhiel memberikan apresiasi kepada para pelatih, manajer, dan orang tua yang telah berjuang mempersiapkan para atlet menghadapi kompetisi nasional.

Menurutnya, jumlah atlet yang dikirim Dojang Lourders menjadi bukti keseriusan dalam melakukan pembinaan atlet usia dini hingga remaja di Kota Kupang.

BACA JUGA:  Pengcab TI Flores Timur Tolak Percepatan Musprov NTT, Dinilai Berpotensi Munculkan Calon Tunggal

“Kami berharap seluruh atlet dapat menjaga disiplin, kesehatan, dan mengikuti arahan pelatih selama perjalanan maupun saat pertandingan. Mereka membawa nama baik Kota Kupang dan NTT,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa perjalanan menuju Semarang cukup panjang sehingga diperlukan perhatian khusus terhadap kondisi fisik para atlet agar tetap prima saat memasuki arena pertandingan.

Menariknya, seluruh biaya keberangkatan atlet ditanggung secara mandiri oleh orang tua tanpa dukungan anggaran dari Pengurus TI NTT maupun pemerintah.

Meski demikian, semangat para atlet dan keluarga tidak surut untuk mengikuti kejuaraan tersebut.

BACA JUGA:  Belajar dari Jabar, Wagub NTT Johni Asadoma Matangkan Persiapan PON XXII 2028

Dukungan penuh dari para orang tua dinilai menjadi kekuatan utama bagi para atlet untuk terus berprestasi dan mengembangkan kemampuan mereka di tingkat nasional.

Dengan kekuatan 32 atlet yang dimiliki, Dojang Lourders optimistis mampu memberikan kontribusi medali bagi kontingen Kota Kupang sekaligus mengharumkan nama Nusa Tenggara Timur di kancah taekwondo nasional.

.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *