MAUMERE, NW.id – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma menghadiri prosesi Wisuda ke-27 Universitas Nusa Nipa yang digelar di Aula Nawacita, Maumere, Kabupaten Sikka, Sabtu (9/5/2026).
Dalam sambutannya di hadapan 435 wisudawan dan wisudawati, Johni Asadoma memberikan pesan tegas kepada para lulusan agar tidak hanya mengandalkan gelar sarjana dan nilai akademik dalam menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.
“Jangan hanya bangga membawa ijazah S1. Di luar sana situasinya berbeda. Ada 7 juta pengangguran di Indonesia,” tegas Wagub NTT itu.
Menurutnya, tantangan dunia kerja saat ini menuntut lulusan perguruan tinggi memiliki kemampuan yang lebih lengkap.
Tidak hanya unggul dalam kemampuan teknis atau hard skill, tetapi juga harus memiliki soft skill seperti komunikasi, disiplin, integritas, kepemimpinan, dan kemampuan beradaptasi.
Ia menegaskan bahwa Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tinggi bukan jaminan utama seseorang akan sukses dalam karier.
“Dunia kerja sangat kompetitif. Hard skill tidak cukup, Anda membutuhkan soft skill. Kombinasi keduanya akan membawa Anda ke puncak sukses di dunia kerja,” ujarnya.
Selain memberikan motivasi kepada para lulusan, Johni Asadoma juga menyoroti pentingnya peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah melalui pengelolaan potensi lokal.
Menurutnya, NTT memiliki kekayaan sumber daya alam yang besar di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan yang perlu dikembangkan secara modern agar memiliki nilai tambah ekonomi.
“NTT kaya akan komoditas pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan. Potensi ini harus kita kembangkan dari tingkat pengelolaan agar mendapat nilai tambah,” katanya.
Ia juga mendorong generasi muda dan lulusan Unipa untuk menghadirkan inovasi dalam mendukung hilirisasi produk daerah guna memperkuat swasembada pangan dan energi menuju visi Indonesia Emas 2045.
Sejak tahun 2025, Unipa mengusung moto “Berwawasan Universal dan Berkiprah Nasional” dengan semboyan Non Scholae Sed Vitae Discimus yang berarti “Kita belajar bukan untuk sekolah, melainkan untuk hidup.”
Moto tersebut, menurut Wagub, menjadi fondasi penting dalam membentuk lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan global.
Di akhir sambutannya, Johni Asadoma berharap transformasi yang dilakukan Unipa terus relevan dengan perkembangan geopolitik dan geoekonomi dunia, sehingga mampu melahirkan sumber daya manusia unggul yang dapat membawa NTT semakin maju.






