PANTAR TIMUR.NW.id – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma, melakukan kunjungan kerja bersejarah ke Desa Treweng (Tereweng), Kecamatan Pantar Timur, Kabupaten Alor, dengan menyerahkan 270 paket sembako kepada masyarakat setempat.Senin (27/4)
Kunjungan tersebut menjadi momen langka dan penuh haru bagi warga. Pasalnya, sejak Indonesia merdeka, baru kali ini pejabat tingkat provinsi datang langsung ke pulau terpencil tersebut dan berdialog dengan masyarakat.
Meski tiba pada malam hari, kedatangan Wagub tetap disambut antusias oleh warga.
“Saya datang karena saya orang Alor. Saya ingin melihat langsung masyarakat saya,” ungkap Johni di hadapan warga.
Tak sekadar membawa bantuan, Wagub juga menyerap langsung keluhan masyarakat. Dalam dialog tersebut, terungkap dua persoalan utama yang selama ini dihadapi warga, yakni krisis air bersih dan keterbatasan listrik.
Selama ini, masyarakat hanya mengandalkan air hujan yang ditampung dalam wadah penampungan, yang tidak mampu mencukupi kebutuhan sepanjang tahun.
Upaya pengeboran sumur yang pernah dilakukan pun belum membuahkan hasil maksimal karena keterbatasan teknologi dan anggaran.
Menanggapi kondisi tersebut, Johni menegaskan komitmen pemerintah untuk segera mengambil langkah nyata.
Ia berjanji akan menghadirkan tim teknis guna melakukan survei dan pengeboran air dengan teknologi yang lebih modern.
“Kita akan upayakan pengecekan dengan teknologi agar bisa menemukan sumber air. Mohon doa masyarakat supaya berhasil,” ujarnya.
Selain itu, Pemerintah Provinsi NTT juga akan berkoordinasi dengan pihak PLN untuk menghadirkan sumber listrik bagi warga, baik melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) maupun alternatif lainnya.
Tak hanya air dan listrik, akses internet juga menjadi perhatian pemerintah agar masyarakat tidak tertinggal dalam arus informasi dan pembangunan.
Di bidang pendidikan, Wagub mengapresiasi keberadaan fasilitas pendidikan di Desa Treweng yang telah tersedia mulai dari PAUD hingga SMA.
Ia pun mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam memastikan anak-anak tetap bersekolah.
“Pendidikan sangat penting untuk masa depan anak-anak kita agar menjadi generasi yang unggul dan berkarakter,” tegasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo, Imanuel Blegur, jajaran Pemerintah Provinsi NTT, serta staf Pemerintah Kabupaten Alor.






