Alor  

48 Tahun Menanti, Wagub NTT Johni Asadoma Tembus Medan Ekstrem Demi Rakyat, Temui Warga Pureman

Wagub NTT Jhoni Asadoma disambut di Pureman

ALOR.NW.id  – Sejarah baru tercipta di Kecamatan Pureman, Kabupaten Alor. Setelah puluhan tahun terisolasi dari kunjungan pejabat tingkat provinsi, akhirnya Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma, tiba langsung di wilayah tersebut.

Kunjungan ini menjadi momen langka. Terakhir kali wilayah Pureman didatangi pemimpin provinsi terjadi pada era Gubernur El Tari pada tahun 1987, yang saat itu menempuh jalur laut.

Kini, Johni Asadoma memilih jalur darat dengan menembus medan berat berupa lereng dan perbukitan selama kurang lebih tiga jam perjalanan.

Setibanya di lokasi, Wagub disambut meriah oleh masyarakat dengan tarian adat, barisan pelajar, guru, serta warga yang telah lama menantikan kehadiran pemerintah.

BACA JUGA:  Momen Haru di SD Katpisi Alor Timur,Guru Kaget Saat Wagub NTT Johni Asadoma Datang dan Beri Motivasi

Tokoh masyarakat Pureman, Nehemia Kulaidena, menyampaikan ungkapan penuh makna, “Kehadiran adalah jawaban.”

Ia menegaskan bahwa selama 48 tahun, masyarakat hanya bisa berharap hingga akhirnya kunjungan itu benar-benar terjadi.

“Pemimpin yang datang ke sini pasti punya niat dan ketulusan. Hari ini penantian panjang kami terjawab,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Wagub memilih berdialog santai bersama warga di bawah pohon beringin. Ia mendengarkan langsung berbagai aspirasi masyarakat, mulai dari persoalan air bersih, listrik, jaringan komunikasi, hingga pendidikan.

Johni Asadoma mengaku kunjungan ini dilakukan karena dorongan hati, bahkan ia rela membatalkan sejumlah agenda resmi di Kalabahi demi bertemu langsung masyarakat Pureman.

BACA JUGA:  Buka Festival Seni, Wagub NTT Johni Asadoma, Stop Perang Kampung, Alor Harus Aman Demi Wisata dan Masa Depan

“Saya ingin melihat sendiri kondisi di lapangan. Kalau hanya dengar laporan, kita tidak dapat gambaran yang utuh,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa pemerintah tidak melupakan daerah terpencil. Namun, pembangunan dilakukan secara bertahap karena keterbatasan anggaran.

“Semua wilayah akan dibangun, termasuk daerah 3T. Tapi kita harus bersabar dan tetap bekerja bersama membangun daerah,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Wagub juga memberi perhatian serius pada pendidikan dan masa depan anak-anak.

Ia mengingatkan orang tua agar memastikan anak-anak tetap bersekolah dan mendapatkan asupan gizi yang baik.

BACA JUGA:  Perdana, Wagub NTT Johni Asadoma Kunjungi Pulau Treweng, Warga Terharu, Masalah Air dan Listrik Siap Diatasi

“Kalau mau anak pintar dan sehat, beri makan ikan dan sayur kelor. Itu sederhana tapi gizinya tinggi,” pesannya.

Selain itu, pemerintah juga berkomitmen menghadirkan listrik dan memperkuat jaringan komunikasi guna mendukung aktivitas ekonomi masyarakat ke depan.

Kehadiran Wagub NTT di Pureman menjadi harapan baru bagi masyarakat yang selama ini hidup dalam keterbatasan, sekaligus bukti bahwa perhatian pemerintah mulai menjangkau wilayah paling terpencil.

Kunjungan ini turut dihadiri Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo, Pdt Eben Benu, Asisten I Provinsi NTT Alex Lumba, Kabid Dinsos Andre PA, Camat Pureman Tian Kamaukari, serta sejumlah pejabat lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *