Alor  

HUT 100 Tahun Injil di Pantar Timur, Wagub NTT Johni Asadoma Serukan Toleransi dan Bangun Generasi Unggul

Wagub NTT Jhoni Asadoma saat mengikuti syukuran di Pantar Timur

PANTAR TIMUR.NW.id  – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma, menghadiri ibadah syukuran 100 tahun (1 abad) masuknya Injil di tanah Warsalelang, Pantar Timur, Kabupaten Alor, Senin (27/4/2026).

Perayaan iman tersebut berlangsung di Gereja GMIT Panaria dan dipimpin Ketua Sinode GMIT, Samuel Pandie, dengan mengusung tema “Injil Menghidupkan Ribuan Generasi.”

Suasana ibadah berlangsung khidmat dan penuh sukacita, dihadiri ratusan jemaat serta tokoh  masyarakat dari muslim

Dalam sambutannya, Wagub Johni menegaskan bahwa momentum satu abad Injil bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan refleksi untuk memperkuat nilai toleransi, persaudaraan, persatuan, dan kesatuan di tengah masyarakat.

BACA JUGA:  Kehadiran Wagub NTT Johni Asadoma di Pureman Ini Jawaban Doa, Warga Sampaikan Aspirasi AJAL

“Hubungan kita ini seperti semen dan pasir yang tidak bisa dipisahkan. Kebersamaan dan toleransi harus terus dijaga agar masyarakat tetap harmonis,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi perjuangan masyarakat yang sejak awal dengan penuh pengorbanan membangun gereja hingga berdiri megah seperti saat ini.

Menurutnya, semangat gotong royong tersebut harus terus dipelihara, tidak hanya dalam pembangunan fisik, tetapi juga dalam membangun kualitas sumber daya manusia.

Johni mengingatkan pentingnya peran keluarga, gereja, dan tokoh agama dalam membentuk karakter generasi muda.

Ia mengajak orang tua untuk aktif membimbing anak-anak agar menjauhi kekerasan, minuman keras, serta perilaku negatif lainnya.

BACA JUGA:  Festival Lamaholot di Kupang Dibuka Wagub Johni Asadoma, Tegaskan Identitas Budaya Harus Jadi Kekuatan Pembangunan

“Saya bermimpi, ketika orang menyebut Alor, yang terbayang adalah daerah yang indah, masyarakatnya ramah, pekerja keras, dan saling membantu,” ungkapnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya pendidikan sebagai kunci kemajuan daerah. Orang tua diminta untuk memastikan anak-anak tetap bersekolah demi masa depan yang lebih baik.

Wagub juga menyoroti persoalan stunting yang masih tinggi, serta mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam mengelola keuangan keluarga dengan memprioritaskan kebutuhan gizi anak dibanding pengeluaran konsumtif seperti rokok dan minuman keras.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi NTT turut menyerahkan buku Asa dan Rasa yang memuat satu tahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT.

BACA JUGA:  Natal Bersama IKA Alor, Wagub NTT Johni Asadoma Sentil Keras Rokok dan Miras Penyebab Stunting

Kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan kue ulang tahun 100 tahun Injil, pembagian 100 paket bantuan sosial kepada masyarakat, serta penandatanganan prasasti peringatan satu abad Injil di wilayah tersebut.

Perayaan 100 tahun Injil di Pantar Timur ini menjadi momentum penting untuk memperkuat iman, persatuan, serta komitmen bersama dalam membangun Alor dan NTT yang lebih maju dan sejahtera.

Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah pejabat daerah, di antaranya Asisten I Setda Alor Ridwan Nampira, Plt Sekda Alor Obet Bolang, Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo, serta anggota DPRD NTT dan pimpinan OPD.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *