Labuan Bajo, NW.id — Operasi pencarian korban kecelakaan kapal wisata KM Putri Sakinah memasuki momen dramatis pada hari ke-10, Minggu 4 Januari 2026.
Asisten Deputi Keamanan Transportasi Kemenko Polhukam, Dr. Yade Setiawan Ujung, yang turun langsung memantau kegiatan SAR di perairan Selat Padar, menyaksikan sendiri penemuan sesosok jenazah di sekitar lokasi tenggelamnya kapal.
Kehadiran Asdep Kemenkopolkam bersama tim bertujuan untuk melihat secara langsung tempat kejadian perkara (TKP) serta kondisi riil di lapangan.
Pemantauan ini dilakukan sebagai bagian dari pengumpulan fakta dan data guna melengkapi laporan serta rekomendasi strategis yang akan disampaikan kepada pimpinan di pusat.
Rombongan Asdep Kemenkopolkam menuju lokasi menggunakan Kapal Pemburu Cepat (KPC) milik Direktorat Polairud Polda NTT, dengan pengamanan dan pendampingan langsung dari Direktur Polairud Polda NTT, Kombes Pol. Irwan Deffi Nasution, S.I.K., M.H.
Namun, tidak lama setelah tiba di lokasi kejadian dan melakukan pemantauan, suasana mendadak berubah.
Satu jenazah terlihat mengapung di sekitar titik tenggelamnya KM Putri Sakinah, diduga kuat merupakan salah satu korban yang selama ini dalam pencarian.
Asdep Kemenkopolkam bersama Dirpolairud Polda NTT berada di atas kapal saat proses awal penemuan tersebut terjadi.
Respons cepat pun langsung ditunjukkan di lapangan. Setelah informasi disampaikan oleh kapten kapal KPC Ditpolairud, kapal-kapal tim SAR gabungan segera merapat ke titik temuan untuk melakukan evakuasi.
Berkat koordinasi yang solid dan komunikasi yang efektif, jenazah berhasil diamankan ke salah satu kapal tim SAR, sebelum dibawa ke darat untuk proses penyerahan serta identifikasi lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Proses evakuasi tidak berjalan mudah. Arus laut yang sangat kuat disertai pusaran air di sekitar lokasi temuan menjadi tantangan serius, bahkan berpotensi menyeret kembali jenazah ke dalam laut.
Namun, kerja cepat dan profesional tim SAR gabungan berhasil mengatasi situasi tersebut.
Dr. Yade Setiawan Ujung menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan kekompakan seluruh unsur tim SAR yang telah bekerja tanpa henti selama sepuluh hari pencarian.
“Saya menyaksikan langsung bagaimana kecepatan, koordinasi, dan semangat tim di lapangan. Ini adalah bukti nyata kehadiran negara dalam menangani musibah kecelakaan laut secara profesional,” tegasnya.
Ia berharap seluruh korban yang masih belum ditemukan dapat segera ditemukan, sembari mengingatkan seluruh personel SAR untuk tetap mengutamakan keselamatan dalam setiap tahapan operasi.
Di akhir kegiatan, Asdep Kemenkopolkam menegaskan bahwa seluruh hasil monitoring dan koordinasi lapangan akan segera dilaporkan kepada pimpinan di Jakarta sebagai bahan evaluasi menyeluruh, sekaligus berharap tragedi tenggelamnya KM Putri Sakinah menjadi kejadian terakhir dan tidak terulang kembali di masa mendatang.






