Kupang.NW.id — Perayaan malam pergantian tahun 2026 di Kota Kupang memang berlangsung aman dari gangguan kamtibmas.
Namun di balik euforia kembang api dan konvoi kendaraan, fakta pahit tersingkap di jalan raya: minuman keras (miras) kembali menjadi pemicu utama kecelakaan lalu lintas.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Kupang Kota mencatat empat kasus kecelakaan lalu lintas terjadi sepanjang malam tahun baru hingga Rabu (1/1/2026) dini hari.
Meski tidak menelan korban jiwa, insiden-insiden tersebut menjadi peringatan keras bagi masyarakat.
Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol. Djoko Lestari, S.I.K., M.M., melalui Kasat Lantas Kompol Sudirman, S.Sos, menegaskan bahwa hampir seluruh kecelakaan yang terjadi melibatkan pengendara di bawah pengaruh alkohol.
“Data dan hasil olah TKP menunjukkan hampir semua kecelakaan malam tahun baru dipicu oleh konsumsi miras.
Pengendara kehilangan konsentrasi dan kendali atas kendaraan,” tegas Kompol Sudirman.
Berdasarkan data kepolisian, kecelakaan tunggal (out of control) mendominasi kejadian dengan tiga kasus. Insiden tersebut terjadi di:
Depan Poltekkes Kemenkes Kupang, Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo
Depan Transmart Kupang, Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo
Akibat kecelakaan tunggal ini, empat orang mengalami luka ringan.
Dugaan kuat, alkohol menyebabkan pengendara kehilangan keseimbangan di tengah kepadatan arus lalu lintas malam pergantian tahun.
Kerugian material dari kecelakaan ini ditaksir mencapai Rp600.000.
Selain kecelakaan tunggal, satu insiden lainnya melibatkan pejalan kaki di Jalan Ainiba, tepatnya di depan Masjid Perumnas, Kelurahan Nefonaek, Kecamatan Kota Lama.
Dalam kejadian tersebut, satu orang mengalami luka ringan, dengan kerugian material sekitar Rp200.000.
Secara kumulatif, kecelakaan lalu lintas malam tahun baru 2026 di Kota Kupang menyebabkan 5 orang luka ringan dengan total kerugian material mencapai Rp800.000.
Polresta Kupang Kota menegaskan bahwa miras masih menjadi ancaman laten keselamatan berlalu lintas, terutama pada momen perayaan besar.
“Awali tahun 2026 dengan kesadaran penuh. Jangan berkendara jika sudah mengonsumsi miras.
Keselamatan jauh lebih penting daripada euforia sesaat. Mari jaga Kota Kupang agar tidak berubah menjadi kota duka di jalan raya,” pungkas Kompol Sudirman.
Hingga saat ini, personel Satlantas Polresta Kupang Kota tetap disiagakan di sejumlah titik untuk mengamankan arus lalu lintas pasca libur tahun baru.






