Hukum  

Sempat Datang ke Polda NTT, TSK Notaris ARK Minta Tunda Pemeriksaan Karena PH Berhalangan

Kepala Subbidang Penerangan Masyarakat Humas Polda NTT, Kompol Marthin Ardjon

KUPANG.NW.id – Pemeriksaan terhadap Notaris Albert Riwu Kore sebagai tersangka dalam kasus dugaan penggelapan Sertifikat Hak Milik (SHM) kembali tertunda.

Tersangka belum menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) karena meminta penjadwalan ulang dengan alasan belum didampingi Penasihat Hukumnya

Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra melalui Subbidang Penmas, Kompol Marthin Ardjon mengungkapkan bahwa Albert Riwu Kore sebenarnya sempat mendatangi kantor Ditkrimum.

“Yang bersangkutan sempat hadir, namun menyampaikan bahwa penasihat hukumnya masih berhalangan karena sedang mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Kupang,” jelas Kompol Marthin saat dikonfirmasi, Kamis (9/4/2026) petang.

BACA JUGA:  Oknum Anggota Polairud Sikka Diduga Mabuk, Aniaya Dua Warga Pakai Senpi Laras Panjang

Ia menambahkan, tersangka meminta agar pemeriksaan dijadwalkan ulang dan berjanji akan hadir kembali dengan didampingi kuasa hukum.

Kuasa hukum ARK, Ferdinandus Hilman dikonfirmasi bahwa Penundaan juga karena bertepatan dengan sidang yang tidak bisa ditunda sehingga Klaiennya ARK akan diperiksa oleh penyidik Ditreskrimum Polda NTT pada Besok Jum’at 10 April 2026

Diketahui, Albert Riwu Kore telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penggelapan sejumlah SHM yang dilaporkan oleh BPR Christa Jaya.

Sebelumnya, penyidik Polda NTT telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap tersangka pada 6 April 2026.

BACA JUGA:  5 Bulan Tak Bergerak, Kasus Tambak Garam Dipolisline di TTU, Kuasa Hukum Minta Kapolri Evaluasi PJU Polda NTT

Saat ini, penyidik terus mempercepat proses pemberkasan perkara yang disebut telah memasuki tahap akhir.

Kasus ini sendiri bermula dari laporan dugaan penggelapan sertifikat milik nasabah yang berkaitan dengan BPR Christa Jaya dan telah bergulir cukup lama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *