Polisi Gagalkan Tawuran Puluhan Pemuda di Oesapa Kupang, 24 Orang Diamankan

KUPANG.NW.id  – Aksi tawuran yang melibatkan puluhan pemuda terjadi di Jalan Suratim, Kelurahan Oesapa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Minggu (15/3/2026) dini hari.

‎Berkat respons cepat aparat kepolisian, bentrokan yang sempat memanas berhasil diredam sebelum menimbulkan korban jiwa.

‎Penanganan dilakukan oleh Satuan Samapta Polresta Kupang Kota di bawah komando Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol Djoko Lestari melalui Kasat Samapta AKP Stevenson A. Bessie.

‎Polisi bergerak cepat setelah menerima laporan adanya aksi tawuran di wilayah tersebut.

‎Bentrok antar kelompok pemuda itu sempat memanas dengan aksi saling lempar batu bahkan penggunaan anak panah.

‎Namun kehadiran polisi di lokasi berhasil mengendalikan situasi sehingga bentrokan besar dapat dicegah.

‎Peristiwa ini bermula saat Kasat Samapta memimpin Apel Patroli Perintis atau Tim Saboak di Pos 12.0.

‎Saat itu, pihaknya menerima informasi dari Samapta Polda NTT dan layanan Call Center 110 mengenai adanya massa yang mulai bertikai di wilayah Oesapa.

‎“Menerima laporan tersebut, kami langsung bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara.

‎Di lokasi, Tim Samapta Polda NTT yang dipimpin Aipda Dikson Lay bersama Kapolsek Kota Lama AKP Arifin sudah berada di posisi untuk melakukan pengamanan awal,” kata AKP Stevenson A. Bessie.

‎Dalam operasi pembersihan lokasi, petugas berhasil mengamankan sedikitnya 24 orang pemuda yang diduga terlibat langsung dalam aksi tawuran tersebut.

‎Para pemuda itu kemudian dievakuasi menggunakan kendaraan patroli dalam dua gelombang menuju Mapolresta Kupang Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

‎“Kami mengedepankan tindakan tegas namun tetap sesuai prosedur.

‎Bagi pihak yang merasa dirugikan atau menjadi korban, kami arahkan untuk membuat laporan polisi agar dapat ditindaklanjuti dengan proses visum et repertum,” ujarnya.

‎Setelah situasi dinyatakan kondusif sekitar pukul 06.24 Wita, polisi juga mengambil langkah humanis dengan mengantar para pemuda tersebut kembali ke rumah masing-masing menggunakan truk Dalmas dan mobil patroli guna mencegah potensi bentrokan susulan.

‎“Sesuai arahan Kapolresta, kami tidak hanya melakukan penegakan hukum, tetapi juga memastikan situasi di masyarakat kembali tenang.

‎Setelah memastikan lingkungan aman, personel kembali siaga di pos masing-masing,” tambah Stevenson.

BACA JUGA:  Dipicu Miras, Pria di Fatukoa Tikam Teman Kost, Korban Alami Luka Parah di Pinggang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *