Mobil Dinas Polisi Tabrak Bengkel di Waingapu, 6 Korban,Kapolsek Tanggung Semua Pengobatan

Mobil polisi tabrak Bengkel di Sumba Timur, (Istimewa)

SUMBA TIMUR.NW.id — Kecelakaan lalu lintas melibatkan mobil dinas milik Kapolsek Kota Waingapu terjadi di Jalan D.I. Panjaitan, Kelurahan Matawai, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Minggu (24/5/2026) sekitar pukul 10.40 WITA.

Peristiwa tersebut mengakibatkan enam orang mengalami luka-luka setelah mobil dinas yang dikemudikan IPDA Nathan Kuri hilang kendali dan menabrak sebuah bengkel di pinggir jalan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil Dmax warna coklat kombinasi kuning dengan nomor polisi XXII 164 33 bergerak dari arah Traffic Light Payeti menuju Kota Waingapu.

BACA JUGA:  Berkas Mokrianus Lay Tahap II Setelah Tiga Tahun, Korban Datangi Kejari Kota Minta Keadilan bagi Dua Anak

Setibanya di tikungan Jembatan Payeti, sebuah sepeda motor Honda Beat warna putih tanpa TNKB yang dikendarai YE diduga menyalip dari sisi kiri kendaraan dinas tersebut hingga mengenai bagian ban belakang mobil.

Kasat Lantas Polres Sumba Timur, AKP Rahmat Agus Ibrahim mengatakan benturan tersebut membuat pengemudi mobil kehilangan kendali atau out of control.

“Pengemudi sempat berusaha mempertahankan kendaraan tetap berada di badan jalan, namun mobil keluar jalur, naik ke trotoar dan menabrak bengkel di sisi kiri jalan,” jelasnya.

BACA JUGA:  Kuasa Hukum Fauzi Djawas Minta Praperadilan Ade Kuswandi Ditolak Hakim, Sudah Berstatus DPO

Saat kejadian, terdapat lima warga yang sedang duduk di bengkel tersebut. Tabrakan mengakibatkan dua orang tertimpa reruntuhan bangunan, dua lainnya tertabrak kendaraan, sementara satu orang berhasil menghindar.

Petugas piket Gakkum bersama warga sekitar langsung mengevakuasi seluruh korban ke Rumah Sakit Kristen Lindimara Waingapu guna mendapatkan penanganan medis.

Adapun para korban masing-masing berinisial YE, MAW, DD, AK, RD dan MBW.

Polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil dinas Dmax nomor polisi XXII 164 33 dan satu unit sepeda motor Honda Beat tanpa TNKB.

BACA JUGA:  Di Tengah Krisis BBM Rote Ndao, Mobil Plat Merah Diduga Bebas Antre di SPBU Sanggaoen,Warga Protes

Sementara itu, Kapolsek Kota Waingapu IPDA Nathan Kuri mengaku telah bertemu dan berdamai dengan para korban.

Ia juga memastikan seluruh biaya pengobatan korban akan ditanggung sepenuhnya.

“Semua biaya pengobatan menjadi tanggung jawab kami, dan saat ini para korban sudah bisa diperbolehkan pulang dari Rumah Sakit,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *