SUMBA BARAT.NW.id – Sebanyak 521 pelari dari empat kabupaten di Pulau Sumba meramaikan Waikabubak Night Run (WNR) 2026 yang digelar di Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, Sabtu (24/9/2026) malam.
Kegiatan lari malam sejauh 6,4 kilometer tersebut mendapat dukungan dari Bank NTT Cabang Waikabubak. WNR 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga dikemas sebagai momentum untuk mempromosikan pariwisata, kuliner, UMKM dan ekonomi kreatif di Kabupaten Sumba Barat.
Dari total 521 peserta, sekitar 60 persen merupakan pelari asal Sumba Barat.
Sebanyak 20 persen peserta berasal dari Sumba Timur, sedangkan sisanya berasal dari Sumba Tengah dan Sumba Barat Daya.
Kehadiran peserta dari berbagai daerah di Pulau Sumba dinilai menjadi peluang untuk memperkenalkan potensi wisata dan produk unggulan Sumba Barat kepada masyarakat dari luar daerah.
Pemimpin Bank NTT Cabang Waikabubak, Martin Sooai, mengatakan Bank NTT berkomitmen mendukung berbagai kegiatan pemerintah daerah yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Bank NTT akan selalu memberikan support dan mendukung kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat. WNR 2026 ini kami harapkan dapat menjadi ujung tombak promosi Kabupaten Sumba Barat,” ujar Martin.
WNR 2026 dilepas langsung oleh Bupati Sumba Barat Yohanis Dade bersama jajaran Forkopimda, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat, Bank NTT dan sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Menariknya, jarak tempuh 6,4 kilometer yang dipilih dalam WNR 2026 memiliki makna khusus.
Angka tersebut menjadi simbol usia Bank NTT yang kini memasuki usia 64 tahun.
Ketua Panitia WNR 2026 yang juga Asisten II Setda Sumba Barat, Jeffry Ndapamerang, berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda tahunan dan terus berkembang dengan jumlah peserta yang semakin banyak.
“Harapannya ke depan peserta bukan hanya dari Sumba, tetapi juga dari luar NTT,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Sumba Barat Yohanis Dade mengatakan Waikabubak Night Run tidak semata-mata mengejar pencapaian di garis finis.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana membangun pola hidup sehat, kedisiplinan, kebersamaan dan sportivitas masyarakat.
Rangkaian WNR 2026 kemudian dilanjutkan dengan hiburan musik dan penampilan DJ lokal. Suasana malam di Kota Waikabubak pun semakin meriah, sekaligus memberikan ruang bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif untuk memperkenalkan produk mereka.
Melalui perpaduan olahraga, pariwisata dan ekonomi kreatif, Waikabubak Night Run diharapkan dapat menjadi salah satu agenda unggulan yang ikut mengangkat potensi Kabupaten Sumba Barat dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Komentar (0)
Ingin berkomentar? Masuk ke akun pembaca Anda.
Belum punya akun? Daftar gratis
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!