Kab. Sikka

125 Personel Polda NTT Dikirim ke Flores, Perkuat Misi Kemanusiaan Pascagempa

KUPANG.NW.id — Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) mengerahkan 125 personel ke wilayah Flores untuk memperkuat penanganan dampak gempa bumi.

Ratusan personel tersebut diberangkatkan dari Kota Kupang menggunakan Kapal Ile Labalekan, Minggu (16/8/2026) malam.

Pemberangkatan ini menjadi bagian dari langkah cepat Polda NTT dalam membantu masyarakat terdampak sekaligus memperkuat operasi kemanusiaan di sejumlah wilayah Flores.

Sebelum diberangkatkan, seluruh personel mengikuti apel pengecekan sekitar pukul 21.36 WITA.

Pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, perlengkapan, serta pembagian tugas selama berada di wilayah terdampak bencana.

Sebanyak 125 personel tersebut berasal dari berbagai fungsi kepolisian, yakni 30 personel Brimob, 10 personel Intelkam, 23 personel Samapta, 18 personel Polair, 10 personel Dokkes, 9 personel Binmas, 10 personel Reskrim, 10 personel Logistik, dan 5 personel Humas.

PLH Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Sajimin, S.I.K., M.H., mengatakan seluruh personel telah menjalani pengecekan dan dinyatakan lengkap sebelum diberangkatkan.

“Seluruh personel telah dilakukan pengecekan dan dinyatakan lengkap.

Selanjutnya personel diberangkatkan dari Kupang menggunakan Kapal Ile Labalekan menuju Flores untuk mendukung pelaksanaan tugas kemanusiaan di wilayah terdampak gempa,” ujar Sajimin.

Menurutnya, pengerahan personel dari berbagai fungsi dilakukan agar penanganan di lapangan dapat berjalan secara terpadu.

Personel Brimob dan Samapta akan mendukung pengamanan serta proses evakuasi, sedangkan Polair membantu mobilisasi melalui jalur laut.

Sementara itu, personel Dokkes akan memberikan pelayanan kesehatan. Fungsi Intelkam, Binmas, Reskrim, Logistik dan Humas turut diperbantukan sesuai tugas dan kebutuhan di lapangan.

Sajimin menegaskan, kehadiran ratusan personel tersebut merupakan bentuk komitmen Polri untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana.

“Kehadiran personel ini merupakan bentuk komitmen Polri untuk terus hadir membantu masyarakat terdampak.

Mereka akan mendukung evakuasi, pelayanan kesehatan, distribusi bantuan, pengamanan serta kebutuhan masyarakat lainnya,” katanya.

Ia memastikan Polda NTT akan terus mengoptimalkan kekuatan yang dimiliki untuk mempercepat penanganan bencana dan memastikan masyarakat terdampak memperoleh bantuan serta pelayanan secara maksimal.

“Polri tidak akan tinggal diam. Personel kami terus bergerak untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.

Semoga seluruh personel yang diberangkatkan dapat menjalankan tugas dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Pengiriman 125 personel Polda NTT menggunakan Kapal Ile Labalekan sekaligus menegaskan kesiapsiagaan Polri dalam merespons kondisi darurat.

Personel tersebut diharapkan dapat segera membantu proses evakuasi, pengamanan, pelayanan kesehatan, distribusi bantuan, hingga kebutuhan kemanusiaan lainnya di wilayah Flores.

Konten bersifat informatif dan bukan nasihat hukum.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!