Alor  

Kehadiran Wagub NTT Johni Asadoma di Pureman Ini Jawaban Doa, Warga Sampaikan Aspirasi AJAL

Wagub NTT Jhoni Asadoma saat berdialog dengan masyarakat pureman-Alor

ALOR.NW.id – Masyarakat Kecamatan Pureman, Kabupaten Alor, akhirnya menyampaikan langsung aspirasi mendasar mereka kepada Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma, terkait kebutuhan AJAL (Air, Jalan, Jaringan, dan Listrik), Selasa (29/4/2026).

Kunjungan ini menjadi momen bersejarah bagi wilayah Pureman. Setelah puluhan tahun terisolasi dan nyaris tak tersentuh kunjungan pejabat tingkat provinsi, masyarakat akhirnya dapat bertatap muka langsung dengan pemimpinnya.

Tercatat, kunjungan terakhir pemimpin provinsi ke wilayah ini terjadi pada era Gubernur El Tari pada tahun 1987, yang saat itu menempuh jalur laut.

Kini, Johni Asadoma memilih jalur darat dengan menembus medan ekstrem berupa lereng dan perbukitan selama kurang lebih tiga jam perjalanan demi mencapai Pureman.

BACA JUGA:  Saksikan Atraksi Pasola di Sumba Barat, Wagub NTT Johni Asadoma, Potensi Wisata Budaya Kelas Dunia

Setibanya di lokasi, Wagub disambut meriah dengan tarian adat, barisan pelajar, guru, serta warga yang telah lama menantikan kehadiran pemerintah.

Tokoh masyarakat Pureman, Nehemia Kulaidena, menyampaikan ungkapan yang menggambarkan harapan panjang masyarakat.“Kehadiran adalah jawaban,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa selama ini masyarakat hanya bisa berharap hingga akhirnya kunjungan tersebut benar-benar terwujud.

“Pemimpin yang datang ke sini pasti punya niat dan ketulusan. Hari ini penantian panjang kami terjawab,” tambahnya.

Dalam kunjungan itu, Wagub memilih berdialog santai bersama warga di bawah pohon beringin. Ia mendengarkan langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, mulai dari air bersih, listrik, jaringan komunikasi, hingga pendidikan.

BACA JUGA:  HUT 100 Tahun Injil di Pantar Timur, Wagub NTT Johni Asadoma Serukan Toleransi dan Bangun Generasi Unggul

Johni Asadoma mengungkapkan bahwa kunjungan tersebut didorong oleh panggilan hati. Ia bahkan rela membatalkan sejumlah agenda resmi di Kalabahi demi melihat langsung kondisi masyarakat Pureman.

“Saya ingin melihat sendiri kondisi di lapangan. Kalau hanya mendengar laporan, kita tidak mendapat gambaran yang utuh,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa pemerintah tidak melupakan wilayah terpencil, termasuk daerah 3T. Namun, pembangunan harus dilakukan secara bertahap karena keterbatasan anggaran.

“Semua wilayah akan dibangun. Tapi kita harus bersabar dan tetap bekerja bersama,” katanya.

BACA JUGA:  Kunker ke Alor, Johni Asadoma Bahas Survei Listrik Bersama PLN, Fokus Wilayah Minim Akses Energi

Selain itu, Wagub memberikan perhatian khusus pada sektor pendidikan dan masa depan anak-anak. Ia mengingatkan para orang tua agar memastikan anak-anak tetap bersekolah dan mendapatkan asupan gizi yang baik
.
“Kalau mau anak pintar dan sehat, beri makan ikan dan sayur kelor. Itu sederhana tapi gizinya tinggi,” pesannya.

Di akhir kunjungan, Wagub juga menyerahkan bantuan untuk pembangunan gedung gereja di wilayah Kecamatan Pureman.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo, Pdt Eben Benu, Asisten I Provinsi NTT Alex Lumba, Kabid Dinsos Andre PA, Camat Pureman Tian Kamaukari, serta sejumlah pejabat lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *