Pengcab TI Rote Ndao Cabut Dukungan dari Fransisco Bessi, Alihkan ke Ridwan Angsar untuk Bursa Ketua TI NTT 2026-2030

Dokumen Istimewa

ROTE NDAO,NW,id – Peta dukungan menuju Musyawarah Provinsi (Musprov) Taekwondo Indonesia (TI) Nusa Tenggara Timur (NTT) periode 2026-2030 mulai bergerak.

Pengurus Cabang (Pengcab) TI Kabupaten Rote Ndao secara resmi mencabut dukungan terhadap Ketua Umum Pengprov TI NTT periode 2022-2026, Fransisco Bernando Bessi.

Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Pernyataan Dukungan yang ditandatangani Ketua Umum Pengcab TI Kabupaten Rote Ndao, Jacobia Junixon Smaut, S.Pd, pada 2 Maret 2026 di Rote Ndao.

Dalam surat itu ditegaskan bahwa dukungan sebelumnya kepada Fransisco Bernando Bessi resmi dibatalkan.

BACA JUGA:  Pengurus Taekwondo NTT Sebut TPP Bentukan Ketua Tak Sesuai Mekanisme, Syarat Pencalonan Langgar AD/ART

Sebagai gantinya, Pengcab TI Rote Ndao menyatakan dukungan kepada Ridwan Sujana Angsar, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Medan, Sumatera Utara.

Ridwan Sujana Angsar didorong sebagai Bakal Calon Ketua Umum Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia NTT periode 2026-2030.

Ketua Umum Pengcab TI Rote Ndao menyebutkan, keputusan tersebut diambil demi kepentingan dan kemajuan Taekwondo di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

“Surat Pernyataan Dukungan ini dibuat untuk mendukung kemajuan Taekwondo di Provinsi Nusa Tenggara Timur dan dapat dipergunakan sebagaimana mestinya,” demikian pernyataan dalam surat tersebut.

BACA JUGA:  Gelombang Dukungan Kian Menguat, Pengcab TI Flores Timur Resmi Usung Ridwan Angsar Pimpin Taekwondo NTT

Langkah Pengcab TI Rote Ndao ini dinilai menjadi sinyal kuat dinamika internal organisasi menjelang Musprov TI NTT.

Pergeseran dukungan dari salah satu cabang di daerah diperkirakan akan memengaruhi konfigurasi kekuatan dalam perebutan kursi Ketua Umum Pengprov TI NTT periode 2026-2030.

Sementara itu, dukungan kepada Ridwan Sujana Angsar disebut sebagai bentuk harapan baru untuk membawa Taekwondo NTT lebih maju dan berprestasi di tingkat nasional.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Fransisco Bernando Bessi terkait pencabutan dukungan tersebut.

BACA JUGA:  Tanpa Dana Pusat, PON 2028 Dibagi Tiga, NTT Kebagian 22 Cabor, Johni Asadoma,Kami Hitung Peluang Emas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *