KUPANG.NW.id – Tim Taekwondo Kota Kupang menargetkan gelar juara umum pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) 2026. Sebanyak 24 atlet dipersiapkan untuk berlaga dalam ajang yang dijadwalkan berlangsung pada 22 Oktober 2026 tersebut.
Sebagai tuan rumah, Tim Taekwondo Kota Kupang optimistis mampu memberikan hasil terbaik.
Persiapan atlet telah dilakukan selama kurang lebih dua bulan dengan menitikberatkan pada peningkatan kemampuan teknik, kedisiplinan, serta kesiapan mental menghadapi pertandingan.
POPDA VIII NTT 2026 menjadi momentum penting untuk menjaring talenta muda atlet pelajar sekaligus memperkuat pembinaan olahraga daerah sebagai bagian dari persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028.
Manajer Tim Taekwondo Kota Kupang, Jimmy Ratu Ie, mengatakan pihaknya optimistis menghadapi kompetisi tersebut meskipun masih menghadapi sejumlah keterbatasan dalam persiapan.
“Sebagai tuan rumah, kami sangat optimistis bisa meraih juara umum.
Kami telah menyiapkan 24 atlet yang akan turun di seluruh kategori yang dipertandingkan,” ujar Jimmy.
Ia menjelaskan, dukungan dari berbagai pihak masih menjadi tantangan bagi tim.
Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat para atlet dan pelatih untuk terus memaksimalkan persiapan menjelang pertandingan.
“Kami berusaha semaksimal mungkin menutupi berbagai kekurangan yang ada. Fokus kami adalah mempersiapkan atlet, baik dari sisi kemampuan maupun mental, agar bisa tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik bagi Kota Kupang,” katanya.
Menurut Ketua Yeskiel Loudoe, latihan yang telah berlangsung selama kurang lebih dua bulan menunjukkan komitmen dan kesungguhan para atlet dalam menghadapi POPDA VIII NTT 2026.
Ia juga memberikan penghargaan kepada para pelatih yang tetap menjalankan program latihan di tengah keterbatasan fasilitas dan peralatan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada para sabam yang dengan segala keterbatasan alat dan fasilitas tetap setia mendampingi atlet sehingga mereka dapat berlatih dengan baik.
Kedisiplinan para atlet juga terus saya pantau, dan semangat yang mereka tunjukkan sangat luar biasa,” ungkap Yeskiel Loudoe,
Meski demikian, Yeskiel menilai dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap pembinaan Taekwondo masih perlu ditingkatkan, terutama dalam pemenuhan fasilitas latihan dan pemberian penghargaan bagi atlet berprestasi.
Sementara itu, pelatih Taekwondo Kota Kupang, Saban Mikhael Papa, menyampaikan terima kasih kepada Ketua dan jajaran pengurus Pengcab TI Kota Kupang yang telah hadir secara langsung untuk melihat proses latihan para atlet.
Menurut Mikhael, keterbatasan fasilitas dan peralatan memang menjadi tantangan dalam pembinaan.
Namun, hal tersebut tidak boleh menghambat semangat atlet untuk terus berlatih dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi.
“Kami yakin keterbatasan bukan halangan untuk terus berlatih. Dengan motivasi, kedisiplinan, dan kerja keras, kami tetap berusaha meraih juara umum.
Kami berharap setiap usaha yang dilakukan selama latihan dapat membuahkan hasil terbaik bagi Kota Kupang,” tutur Mikhael.
Ia menegaskan, seluruh atlet diharapkan menjaga semangat, disiplin, serta kekompakan tim hingga hari pertandingan.
Perlu diketahui Tim Taekwondo Kota Kupang di Ketuai oleh Yeskiel Loudoe, S.Sos dengan Manajer Jimmy Ratu dan Dedi Lada
Sementara Untuk Pelatih yakni Saban Mikhael Papa, Sebastian Frederick lada dan Mohammad Ridwan
Komentar (0)
Ingin berkomentar? Masuk ke akun pembaca Anda.
Belum punya akun? Daftar gratis
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!