KUPANG.NW.id – Pembangunan Dermaga Rakyat Bolok di Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menuai kekecewaan masyarakat setempat.
Pasalnya, kegiatan peletakan batu pertama yang dihadiri Bupati Kupang, Yoseph Lede, dinilai minim melibatkan masyarakat yang selama ini menantikan pembangunan fasilitas publik tersebut.
Dinas Perhubungan Kabupaten Kupang menjadi sorotan karena dinilai belum maksimal melibatkan masyarakat Desa Bolok dalam kegiatan yang disebut sebagai bagian dari pelaksanaan program pembangunan daerah.
Kekecewaan juga muncul lantaran sejumlah anggota DPRD Kabupaten Kupang yang berdomisili di wilayah setempat disebut tidak diundang dalam kegiatan tersebut.
Padahal, pembangunan Dermaga Rakyat Bolok yang disebut menelan anggaran lebih dari Rp8 miliar itu merupakan proyek infrastruktur yang diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Menurut warga, momentum peletakan batu pertama seharusnya tidak hanya menjadi seremoni pembangunan, tetapi juga kesempatan bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan perkembangan realisasi visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Kupang.
“Seharusnya Kadishub mampu menyampaikan kepada masyarakat bahwa ini adalah salah satu bukti visi dan misi Bupati Kupang yang saat ini sedang terlaksana.
Namun, hal itu tidak dilakukan. Momen ini mestinya melibatkan masyarakat sekitar yang terus mendukung Bupati,” demikian kritik yang disampaikan terkait kegiatan tersebut.
Masyarakat menilai keterlibatan warga, tokoh masyarakat, dan wakil rakyat sangat penting dalam setiap program pembangunan yang menyangkut kepentingan publik.
Selain memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, partisipasi publik juga diperlukan agar warga mengetahui secara langsung arah dan manfaat pembangunan di wilayah mereka.
Warga berharap pembangunan Dermaga Rakyat Bolok tidak hanya berfokus pada penyelesaian pekerjaan fisik, tetapi juga memperhatikan transparansi informasi, sosialisasi, serta keterlibatan masyarakat sejak awal pelaksanaan program.
Karena itu, Dinas Perhubungan Kabupaten Kupang diharapkan melakukan evaluasi terhadap pola komunikasi dan koordinasi dengan masyarakat setempat.
Langkah tersebut dinilai penting agar kegiatan pembangunan selanjutnya dapat berlangsung lebih terbuka dan melibatkan warga secara luas.
Masyarakat juga berharap kehadiran Dermaga Rakyat Bolok nantinya mampu meningkatkan pelayanan transportasi laut serta mendukung aktivitas ekonomi warga di wilayah pesisir.
Hingga berita diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari Dinas Perhubungan Kabupaten Kupang terkait kritik masyarakat
Komentar (0)
Ingin berkomentar? Masuk ke akun pembaca Anda.
Belum punya akun? Daftar gratis
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!