Kab. Alor

Berani Suarakan Aspirasi di Mentan, Adriano Padama Dapat Apresiasi dan Biaya Kuliah dari Wagub NTT & Wabup Alor

Diperbarui

Wagub NTT Jhoni Asadoma saat kunjungi ke rumah Mahasiswa Adriano

ALOR, NW.id — Keberanian mahasiswa asal Kabupaten Alor, Adriano Padama, menyampaikan aspirasi masyarakat secara langsung kepada Menteri Pertanian RI mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma bersama Wakil Bupati Alor mengunjungi kediaman Adriano dan keluarganya.

Kunjungan tersebut menjadi bentuk penghargaan atas kepedulian dan keberanian Adriano menyuarakan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di kampung halamannya.

Keberanian Adriano menyampaikan aspirasi di hadapan sekitar 5.500 mahasiswa, dosen, serta pejabat Kementerian Pertanian saat kunjungan Menteri Pertanian RI di Universitas Diponegoro (Undip) menjadi perhatian.

Aspirasi tersebut kemudian mendorong Menteri Pertanian melakukan kunjungan mendadak ke Kabupaten Alor.

Dalam kunjungan tersebut, pemerintah memberikan sejumlah dukungan untuk masyarakat Alor, di antaranya bantuan bibit padi, jambu mete, kakao dan jagung dalam jumlah besar, serta alat dan mesin pertanian (alsintan).

Menteri Pertanian juga berkomitmen menyampaikan kepada Menteri Pekerjaan Umum mengenai kebutuhan sumur bor dan perbaikan bendungan di Alor.

Selain dukungan untuk sektor pertanian, Menteri Pertanian disebut memberikan bantuan biaya tempat tinggal atau uang kos bagi Adriano selama dua tahun.

Sementara itu, untuk mendukung kelanjutan pendidikan Adriano, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma menyatakan akan membiayai uang kuliah Adriano selama dua tahun secara pribadi.Dua tahun berikutnya akan dibantu oleh Wakil Bupati Alor.

Keputusan tersebut didasari oleh kepedulian Adriano terhadap persoalan masyarakat di daerah asalnya meskipun dirinya masih berstatus mahasiswa baru.

“Adriano mahasiswa baru, tetapi mempunyai kepedulian terhadap kesulitan masyarakat di kampungnya,” demikian disampaikan Wagub.

Menurut Johni, keberanian Adriano menyampaikan aspirasi secara terbuka di hadapan ribuan mahasiswa dan pejabat Kementerian Pertanian merupakan sesuatu yang patut diapresiasi.

Ia berharap keberanian tersebut dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda NTT, khususnya anak-anak Alor.

Wagub: Jangan Hanya Berani Bicara, Harus Berani Menyampaikan Kebenaran

Johni berpesan kepada Adriano agar terus belajar dengan tekun dan menggunakan keberaniannya untuk hal-hal yang positif.

“Mulai sekarang belajar yang rajin. Bukan hanya berani berbicara, tetapi harus berani menyampaikan kebenaran dan persoalan yang dihadapi masyarakat. Gunakan ilmu yang diperoleh untuk membangun daerah,” pesan Johni.

Ia juga mengajak para pelajar di Kabupaten Alor menjadikan Adriano sebagai contoh bahwa anak muda memiliki peran penting dalam menyampaikan gagasan untuk kemajuan daerah.

“Belajarlah dengan rajin. Jadilah seperti Adriano, anak muda yang berani dan peduli terhadap daerahnya.

Karena daerah ini akan maju kalau anak-anak daerahnya memiliki kepedulian dan keberanian untuk melakukan sesuatu yang baik,” ujarnya.

Johni mengaku bangga karena Adriano telah membawa persoalan masyarakat Alor hingga ke tingkat nasional.

“Atas nama Pemerintah Provinsi NTT, kami menyampaikan rasa bangga kepada Adriano. Terima kasih karena sudah berani membawa suara dan kesulitan masyarakat Alor.

Kita juga menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden dan Menteri Pertanian yang telah merespons suara tersebut dengan cepat,” katanya.

Ia berharap Adriano dapat menjalani pendidikan dengan tenang hingga menyelesaikan kuliahnya.

“Kita doakan Adriano bisa belajar dengan tenang, menyelesaikan pendidikan, mendapatkan gelar sarjana dan kelak mengabdikan diri dengan pekerjaan-pekerjaan yang baik. Teruslah membela dan memperjuangkan kepentingan masyarakat Alor dengan cara-cara yang baik,” tutur Johni.

Sementara Wakil Bupati Alor juga memberikan apresiasi kepada Adriano. Ia mengaku mengenal keluarga Adriano, khususnya ayah Adriano yang merupakan teman sekolahnya.

“Ayah Adriano ini teman saya. Saya pernah mengikuti acara sidi Dede. Karena itu, saya merasa bangga melihat apa yang dilakukan hari ini,” ungkapnya.

Menurutnya, keberanian Adriano menjadi sebuah kebanggaan bagi keluarga dan masyarakat Alor.

Keluarga Berharap Dukungan Pendidikan Berkelanjutan

Dalam kesempatan tersebut, keluarga Adriano turut menyampaikan harapan agar dukungan terhadap pendidikan Adriano dapat terus diberikan, khususnya melalui program beasiswa pemerintah.

Keluarga berharap dukungan pendidikan tersebut dapat dikoordinasikan bersama Pemerintah Kabupaten Alor sehingga Adriano dapat menyelesaikan pendidikan tanpa terbebani persoalan biaya.

Perwakilan keluarga yang juga merupakan Ketua RT di Kelurahan Mutiara menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kabupaten Alor.

“Kami sudah menunggu dan menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya. Ini merupakan momentum yang luar biasa bagi kami.

Kami berharap Pemerintah Provinsi dapat terus memperhatikan anak-anak kami,” katanya.

Ia mengaku tidak menyangka keberanian Adriano yang masih muda dalam menyampaikan aspirasi masyarakat justru mendapat respons hingga menghadirkan Menteri Pertanian ke Kabupaten Alor.

Kisah Adriano kini menjadi pesan penting bagi generasi muda Alor: keberanian menyampaikan aspirasi, jika dilakukan dengan santun dan didasari kepedulian terhadap masyarakat, dapat menjadi pintu perubahan bagi daerah.

Konten bersifat informatif dan bukan nasihat hukum.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!