Kota Kupang

Refafi Gah Resmi Nahkodai Hanura NTT, Konsolidasi hingga Pelosok Desa Demi Kebangkitan di Pemilu 2029

Struktur pengurus DPD -DPC Hanura NTT usai di usai dilantik

KUPANG.NW.id – Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memulai babak baru perjalanan politiknya. Drs. Refafi Gah, SH., M.Pd kembali dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Hanura NTT periode 2026–2030 dan resmi dilantik bersama jajaran pengurus DPD serta DPC Hanura dari 22 kabupaten/kota di Hotel Harper Kupang, Rabu (22/7/2026).

Pelantikan yang dipimpin Sekretaris Jenderal DPP Partai Hanura Benny Rhamdani itu dihadiri jajaran pengurus pusat, unsur Forkopimda, kepala daerah, penyelenggara pemilu, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta ratusan kader Hanura dari seluruh NTT.

Dalam pidato perdananya sebagai ketua yang kembali dipercaya memimpin Hanura NTT, Refafi Gah menegaskan pelantikan tersebut bukan sekadar pergantian kepengurusan, melainkan titik awal kebangkitan Hanura untuk kembali menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan di NTT.

"Hari ini kita sedang menyaksikan momentum penting yang memiliki makna strategis dan tanggung jawab sejarah.

Ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi awal perjuangan baru Hanura di NTT," ujar Refafi.

Ia mengajak seluruh kader menjadikan pelantikan tersebut sebagai awal konsolidasi besar menghadapi Pemilu 2029.

Pernyataan yang paling menyita perhatian peserta adalah saat Refafi mengibaratkan Hanura sebagai "singa yang sedang tidur" dan kini saatnya bangkit kembali.

"Ini pertanda membangunkan singa yang sedang tidur untuk melangkah, bangkit, dan mengaum ke seluruh pelosok NTT," tegasnya yang langsung disambut tepuk tangan meriah para kader.

Menurut Refafi, simbol singa pada logo baru Hanura mencerminkan keberanian, kepemimpinan, integritas, dan semangat perjuangan untuk terus hadir membela kepentingan rakyat.

Ia menekankan kemenangan politik tidak bisa diraih hanya melalui rapat-rapat internal, tetapi harus diwujudkan dengan kerja nyata di tengah masyarakat.

"Hanura tidak boleh hanya besar di atas kertas. Kita harus hadir mendengar aspirasi masyarakat, memperjuangkan kepentingan mereka, dan membangun kembali kepercayaan publik," katanya.

Refafi juga menyampaikan pesan persahabatan kepada Wali Kota Kupang Cristian Widodo dan sejumlah sahabat politiknya yang kini berada di partai berbeda.

Menurutnya, perbedaan pilihan politik tidak boleh memutus persaudaraan karena tujuan perjuangan tetap sama, yakni membangun NTT yang lebih maju.

Sementara itu, Wali Kota Kupang Cristian Widodo mengapresiasi kontribusi Hanura dalam pembangunan daerah.

Ia menilai Hanura telah melahirkan banyak tokoh yang berkontribusi bagi kemajuan bangsa maupun daerah.

"Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum memperbarui komitmen untuk mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok," ujarnya.

Mewakili Gubernur NTT, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi NTT, Noldi Pelokila, mengajak Hanura terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah melalui kritik yang konstruktif dan solusi yang nyata bagi masyarakat.

Di hadapan para kader, Sekjen DPP Hanura Benny Rhamdani menegaskan bahwa Hanura hadir bukan semata-mata memperjuangkan kepentingan partai, melainkan kepentingan bangsa dan rakyat Indonesia.

Ia juga menyoroti pentingnya pemerataan pembangunan antara Indonesia bagian barat dan timur.

Menurutnya, NTT memiliki potensi besar yang harus memperoleh perhatian dan manfaat pembangunan secara adil.

Pelantikan DPD dan DPC Hanura se-NTT ini menjadi tonggak konsolidasi organisasi menjelang Pemilu 2029.

Dengan kembali dipimpinnya Hanura NTT oleh Refafi Gah, partai berlambang singa itu menargetkan penguatan struktur hingga ke tingkat desa, memperluas basis dukungan masyarakat, serta mengembalikan kejayaan Hanura di Bumi Flobamora.

Konten bersifat informatif dan bukan nasihat hukum.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!