KUPANG.NW.id – Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali mengukir prestasi nasional dengan meraih dua penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) atas pelaksanaan terapi Ultimate The Source Body, Mind & Soul Emotional Freedom Technique (USEFT) yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh perwakilan MURI, Jufransyah Almy Birama, kepada Kapolda NTT, Irjen Pol. Rudi Darmoko, selaku penggagas program, pada Sabtu (4/7/2026).
Polda NTT berhasil mencatatkan dua rekor sekaligus, yakni sebagai Polda pertama di Indonesia yang menerapkan terapi USEFT dan penyelenggara terapi kesehatan mental secara berseri dengan jumlah peserta terbanyak.
Perwakilan MURI, Jufransyah Almy Birama, mengapresiasi inovasi yang dilakukan Polda NTT dalam memberikan perhatian terhadap kesehatan mental personel maupun masyarakat.
Ia menjelaskan, terapi USEFT telah dilaksanakan secara berseri sejak 12 Juni 2026 di 22 satuan kerja jajaran Polda NTT dengan melibatkan 11.663 peserta.
"Metode terapi USEFT di Polda NTT resmi tercatat sebagai Rekor MURI. Ini merupakan Polda pertama di Indonesia yang menerapkan terapi tersebut kepada anggotanya sekaligus menyelenggarakan terapi kesehatan mental secara berseri dengan jumlah peserta terbanyak," ujarnya.
Kapolda NTT Irjen Pol. Rudi Darmoko menegaskan bahwa pencapaian tersebut bukan sekadar mengejar rekor, melainkan bagian dari komitmen membangun kesehatan mental personel Polri dan masyarakat.
Menurutnya, masih banyak anggota kepolisian maupun masyarakat yang memikul beban psikologis akibat tekanan pekerjaan, persoalan hidup, hingga kehilangan harapan.
"Program ini kami hadirkan untuk membantu mereka yang sedang berjuang menghadapi tekanan mental, mengubah energi negatif menjadi semangat, harapan, dan kehidupan yang lebih baik," kata Rudi
Ia menambahkan, personel Polri yang sehat secara mental akan mampu memberikan pelayanan yang lebih humanis kepada masyarakat.
"Pengabdian terbaik adalah ketika kita mampu memberikan manfaat bagi orang lain. Saya berharap semakin banyak anggota Polri menjadi terapis, penolong, dan pendengar bagi sesama.
Satu orang yang pulih dapat menyelamatkan keluarganya, dan satu terapis dapat menyelamatkan banyak kehidupan," ungkapnya.
USEFT merupakan metode terapi yang memadukan pendekatan tubuh, pikiran, dan jiwa untuk membantu seseorang melepaskan beban emosional sehingga mampu menjalani kehidupan dengan lebih sehat dan produktif.
Dalam pelaksanaan program ini, Ketua Bhayangkari Daerah NTT, Vily Rudi Darmoko, turut berperan aktif memberikan pembinaan dan praktik terapi kepada peserta.
Sebagai bentuk komitmen berkelanjutan terhadap kesehatan mental, Kapolda NTT juga meresmikan Rumah Bahagia di lingkungan Polda NTT.
Fasilitas tersebut diharapkan menjadi pusat pelayanan terapi dan pendampingan bagi personel kepolisian maupun masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menjadi simbol kepedulian Polri terhadap kesehatan mental di Nusa Tenggara Timur.
Komentar (0)
Ingin berkomentar? Masuk ke akun pembaca Anda.
Belum punya akun? Daftar gratis
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!