KALABAHI.NW.id – Sebuah momen menyentuh terjadi di sela-sela Pawai Paskah GAMKI di Kabupaten Alor.
Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma, yang turut ambil bagian dalam pawai tersebut, dihampiri seorang ibu yang ingin menyampaikan keluhan secara langsung.
Dalam video yang beredar luas di media sosial, terlihat ibu tersebut datang sambil menggendong anaknya dan langsung menyampaikan aspirasinya di hadapan Wagub. Ia mengaku sebagai kader posyandu di salah satu kelurahan di Kalabahi.
Dengan penuh harap, ibu tersebut mengungkapkan bahwa dirinya bersama lima kader posyandu lainnya belum pernah menerima honor selama menjalankan tugas mereka.
“Kami ini kader posyandu, tapi tidak pernah dibayar. Kami mohon perhatian dari Bapak,” ungkapnya.
Menanggapi hal itu, Wagub NTT Johni Asadoma langsung menghentikan langkahnya dan mendengarkan keluhan tersebut dengan serius.
Ia kemudian memanggil istrinya Ny Vera Asadoma yang juga menjabat sebagai Staf Ahli TP PKK untuk turut mendengar langsung aspirasi dari warga tersebut.
Setelah mendengar penjelasan, Wagub menjelaskan bahwa persoalan tersebut merupakan kewenangan pemerintah kabupaten.
Ia pun mengarahkan ibu tersebut untuk berkoordinasi dengan Wakil Bupati Alor bersama pihak terkait agar dapat segera ditindaklanjuti.
“Kita arahkan ke Pak Wakil Bupati dan Ibu untuk ditindaklanjuti, karena ini masuk kewenangan daerah,” ujarnya.
Peristiwa ini pun menjadi perhatian publik, terutama terkait nasib para kader posyandu yang selama ini berperan penting dalam pelayanan kesehatan masyarakat, namun dinilai belum mendapatkan hak yang layak.






