MEDAN, NW ,id – Suasana senja di Kota Medan, Selasa (3/2/2026), terasa berbeda. Tepat pukul 17.15 WIB, halaman Kantor Kejaksaan Negeri Medan di Jalan Adinegoro No. 5 tampak lebih ramai dari biasanya.
Sejumlah pegawai sibuk menyiapkan paket takjil yang akan dibagikan kepada masyarakat.
Kegiatan sosial ini digelar dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan. Ratusan paket makanan dan minuman untuk berbuka puasa dikemas rapi sebelum diberangkatkan menggunakan satu unit kendaraan operasional menuju lokasi pembagian.
Rombongan dipimpin langsung Kepala Kejaksaan Negeri Medan, Ridwan Sujana Angsar, S.H., M.H., didampingi jajaran Kepala Seksi dan Kasubagbin. Turut hadir Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Medan, Ny. Melani Ridwan Angsar, bersama para pengurus dan anggota.
Kehadiran unsur pimpinan dan IAD menunjukkan bahwa kegiatan berbagi ini merupakan komitmen bersama, bukan sekadar agenda seremonial.
Rombongan kemudian bergerak menuju Jalan Krakatau, Kelurahan Durian, Kecamatan Medan Timur. Di lokasi tersebut, denyut aktivitas masyarakat begitu terasa.
Pengemudi angkutan kota, abang becak, hingga pengemudi ojek online menjadi sasaran utama pembagian takjil.
Kegiatan ini juga menggandeng Yayasan Thongs Berkah Mulia Abadi (YTBMA) sebagai mitra kolaborasi. Sinergi antara lembaga penegak hukum dan yayasan sosial ini diharapkan dapat memperluas manfaat kegiatan bagi masyarakat.
Tanpa menunggu lama, pembagian takjil dimulai. Kajari Medan dan Ketua IAD turun langsung ke tepi jalan membagikan paket berbuka kepada para pekerja jalanan yang masih beraktivitas menjelang magrib.
Ucapan terima kasih dan doa kebaikan mengalir dari para penerima. Meski singkat, interaksi tersebut menghadirkan kehangatan tersendiri di tengah padatnya lalu lintas sore hari.
Dalam waktu kurang dari 30 menit, seluruh paket takjil yang disiapkan habis terbagi. Tidak ada yang tersisa.
Kepala Kejaksaan Negeri Medan, Ridwan Sujana Angsar, mengatakan bahwa Ramadan merupakan momentum untuk memperkuat nilai kepedulian sosial.
“Sebagai aparat penegak hukum, kami memiliki tanggung jawab kepada negara. Namun kami juga bagian dari masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat hubungan dan berbagi kebahagiaan dengan warga,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua IAD Daerah Medan menegaskan komitmen organisasinya untuk terus berkontribusi dalam kegiatan sosial, khususnya selama Ramadan.
“Semoga apa yang kami lakukan dapat membantu saudara-saudara kita yang masih bekerja di jalan agar bisa berbuka puasa dengan tenang,” tuturnya.
Usai pembagian takjil, rombongan melanjutkan kegiatan dengan buka puasa bersama di Kampung Nelayan.
Momentum tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus refleksi atas makna berbagi di bulan penuh berkah.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kehadiran institusi negara di tengah masyarakat tidak hanya dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga melalui aksi sosial yang menyentuh langsung kehidupan warga.
Berita dilansir dari Penatimor.com






