Berita  

Pemprov NTT Rencana Bangun 10 Sekolah Vokasi Berbasis Potensi Daerah Tahun 2026

Kupang, NW,id – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) merencanakan pembangunan 10 sekolah vokasi berbasis potensi daerah pada tahun 2026.

Program ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus mengoptimalkan potensi unggulan di setiap wilayah di NTT.

Rencana tersebut disampaikan Gubernur NTT Melki Laka Lena, didampingi Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, saat menggelar coffee morning bersama awak media di Rumah Jabatan Gubernur NTT, Jumat (19/12/2025) pagi.

Gubernur Melki mengatakan, pembangunan sekolah vokasi ini menjadi bagian dari strategi Pemprov NTT dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan daerahnya masing-masing.

BACA JUGA:  Ditpolairud Polda NTT Gelar Syukuran Sederhana HUT ke-75, Doakan Korban Bencana di Sumatera & Aceh

“Tahun depan kita siapkan 10 sekolah vokasi berbasis potensi daerah,” kata Melki.

Menurutnya, sekolah vokasi tersebut akan dirancang sesuai dengan karakter dan keunggulan lokal, sehingga peserta didik tidak hanya memperoleh pendidikan formal, tetapi juga dibekali keterampilan praktis yang relevan dengan potensi ekonomi daerah.

“Anak-anak bisa sekolah di sana sekaligus bekerja sama mengolah potensi daerah yang ada di wilayahnya,” ujarnya.

Melki menambahkan, kehadiran sekolah vokasi diharapkan mampu melahirkan lulusan yang siap kerja, berdaya saing, serta berkontribusi langsung dalam pembangunan ekonomi daerah.

BACA JUGA:  Kasasi Ditolak, Putusan Bebas dr. Hosianni di Kasus Kapitasi BPJS TTS Berkekuatan Hukum Tetap

Sementara itu, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan pelaku usaha lokal akan menjadi kunci keberhasilan program tersebut.

Pemprov NTT optimistis, pembangunan sekolah vokasi berbasis potensi daerah ini dapat menjadi solusi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas SDM, menekan angka pengangguran, serta memperkuat ekonomi lokal di NTT.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *