Kupang,NW,id– Warga Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang digemparkan dengan penemuan mayat seorang pria di dalam sebuah gubuk pada Senin (24/11/2025) sekitar pukul 19.30 WITA. Korban diketahui bernama OG (63), seorang buruh harian lepas.
Korban ditemukan dalam kondisi tergeletak, hanya mengenakan celana panjang hitam, tertutup kasur spon, dan terdapat luka tusukan pada bagian leher. Temuan tersebut memunculkan dugaan kuat adanya tindak pidana pembunuhan.
Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Djoko Lestari, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Kota Lama, AKP Rachmat Hidayat, S.Tr.K., S.I.K., menjelaskan bahwa sekitar pukul 20.30 WITA Piket Samapta Polsek Kota Lama menerima informasi dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Kelapa Lima, Aipda Erik Fooeh, terkait penemuan jenazah di belakang Ballroom Milenium, RT 016 RW 007.
Mendapat laporan tersebut, petugas Polsek Kota Lama bersama Tim Inavis Polresta Kupang Kota langsung mendatangi lokasi, memasang garis polisi, dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Saksi pertama yang juga Ketua RT setempat, JD, bersama Bhabinkamtibmas dan warga, menemukan gubuk korban dalam keadaan gelap dengan pintu terkunci dari luar. Setelah didobrak, mereka mendapati OG dalam kondisi tak bernyawa.
“Korban ditemukan tergeletak, tertutup kasur, dan terdapat luka tusukan pada bagian leher,” jelas AKP Rachmat Hidayat.
Dari hasil olah TKP, kondisi fisik korban, serta keterangan sejumlah saksi, penyidik menduga kuat korban meninggal akibat dibunuh.
“Kami telah memperoleh identitas yang diduga sebagai pelaku. Pelaku melarikan diri dan saat ini dalam pengejaran,” ungkap Kapolsek Kota Lama.
Ia menambahkan, pemeriksaan intensif terhadap saksi-saksi terus dilakukan untuk mengungkap motif di balik peristiwa tersebut.
Jenazah OG dievakuasi menggunakan ambulans Rumah Sakit Bhayangkara Titus Ully Polda NTT untuk proses pemeriksaan medis lebih lanjut.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan terduga pelaku agar segera melapor.
Kasus ini masih dalam penyelidikan Polresta Kupang Kota dan menjadi perhatian serius mengingat pelaku diduga masih dalam pelarian.






