Anggota DPR RI Umbu Rudi Beri Kuliah Umum di STIKes Nusantara,Serap Aspirasi dan Akses Beasiswa

Anggota DPR RI Dr, Umbu Rudi bersama Mahasiswa STIKES Nusantara

Kupang, NW,id — Anggota DPR RI, Dr. Umbu Kabunan Rudi, memberikan kuliah umum sekaligus berdialog langsung dengan mahasiswa-mahasiswi STIKes Nusantara Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Senin (8/12).

Kegiatan bertema “Membangun Indonesia Sehat Menuju Masyarakat Sehat” itu berlangsung interaktif dan dihadiri ratusan mahasiswa dari berbagai program studi.

Dalam pemaparannya, Umbu Rudi menegaskan bahwa sektor kesehatan adalah fondasi utama pembangunan nasional.

“Sebagai negara, kita ingin masyarakat sehat, karena tanpa kesehatan mustahil pembangunan berjalan baik. Dalam satu rumah saja kalau ada yang sakit, urusan pasti tidak baik. Begitu juga negara,” tegasnya.

Ia menambahkan, DPR RI terus berperan dalam mendorong penguatan regulasi dan memastikan anggaran kesehatan benar-benar menyentuh masyarakat.

BACA JUGA:  BPR Christa Jaya Tegaskan Tak Ada Take Over Kredit Rahmat, Kuasa Hukum Beberkan Alur Dana Rp3,5 Miliar

“Kami di DPR mendorong pemerintah, baik melalui regulasi maupun anggaran. Negara harus hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.

Rudi juga berharap ke depan STIKes Nusantara dapat menghadirkan Gubernur NTT, Melki Laka Lena, sebagai pengisi kuliah umum. Latar belakang Melki sebagai tokoh kesehatan dinilai sangat relevan bagi penguatan pendidikan kesehatan di NTT.

Pada sesi tanya jawab, mahasiswi Noviana Zakarias menyoroti kelayakan gedung STIKes Nusantara yang dinilai masih membutuhkan perhatian pemerintah. Ia berharap fasilitas pendidikan segera dibenahi demi mendukung proses belajar yang lebih baik.

Seorang dosen kebidanan turut menyampaikan kegelisahan terkait implementasi UU Kesehatan Nomor 17 Tahun 2023, khususnya mengenai masa berlaku STR dan SIP.

BACA JUGA:  Wagub NTT Johni Asadoma Tinjau RSUD WZ Yohanes Kupang,Tegaskan Peningkatkan Layanan

“Kami berharap STR bisa berlaku seumur hidup dan tidak diperpanjang setiap lima tahun. Untuk SIP, kami berharap lebih diarahkan pada uji keterampilan dan tidak mempersulit tenaga kesehatan,” ujarnya.

Umbu Rudi mencatat seluruh masukan tersebut dan berkomitmen menyampaikannya kepada Kementerian Kesehatan.

Rudi menegaskan bahwa pembangunan kesehatan tidak dapat dilepaskan dari pembentukan SDM sejak dini.

“Pembangunan kesehatan dimulai dari kampus, dari penyiapan tenaga kesehatan sejak semester pertama. Dunia kesehatan berubah cepat sehingga kurikulum harus menyiapkan skill masa depan,” katanya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah saat ini terus memaksimalkan anggaran serta memperkuat layanan kesehatan, terutama bagi masyarakat di daerah terpencil

Dalam kesempatan itu, Rudi juga menyinggung program Presiden Prabowo Subianto yang menitikberatkan pada penguatan gizi keluarga sebagai langkah membangun SDM Indonesia yang unggul.

BACA JUGA:  Besok Tahap II, Polda NTT Limpahkan 7 Tersangka Pembunuhan Sebastian Bokol ke Kejari Kota Kupang

Menutup kegiatan, Rudi meminta mahasiswa dan dosen tidak ragu menyampaikan aspirasi terkait pendidikan dan kesehatan.

Ia mengungkapkan bahwa banyak pemerintah daerah kini menyiapkan skema beasiswa, terutama untuk pendidikan lanjutan bidang kedokteran guna memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di NTT.

“Terkait beasiswa, saya akan sampaikan kepada pemerintah dan juga kepada Komisi X DPR RI. Kita berdoa bersama, saya bekerja semoga ini bisa diterima,” tegasnya.

Pihak STIKes Nusantara juga akan menyerahkan data terkait calon penerima Beasiswa KIP dan beasiswa lainnya kepada Anggota DPR RI sebagai bahan pengusulan resmi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *