Wagub NTT Johni Asadoma Resmi Bergelar Doktor Ilmu Administrasi, Raih IPK 3,95 di Undana

Wagub NTT Jhoni Asadoma saat pengukuhan gelar doktor oleh Rektor Undana

KUPANG,NW,id – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johanis Asadoma, resmi menyandang gelar Doktor Ilmu Administrasi pada prosesi wisuda Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Kamis (26/2/2026).

Dalam prosesi yang berlangsung khidmat tersebut, pengukuhan gelar doktor dilakukan langsung oleh Rektor Undana, Jefri Bale, yang ditandai dengan penyematan tanda kelulusan dan penyerahan ijazah doktor.

Johanis Asadoma dinyatakan lulus dengan predikat pujian (cum laude) dan meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,95.

Gelar doktor itu diperoleh setelah ia sukses mempertahankan disertasi berjudul “Analisis Kebijakan Publik dalam Penyelenggaraan Pendidikan Menengah Berbasis Teknologi Informasi Digital Inklusif di Kota Kupang, Provinsi NTT.”

BACA JUGA:  Terima Laporan Sengketa Lahan Eks Timor Timur di Atambua, Wagub Johni Asadoma Minta Solusi Humanis untuk 400 KK

Penelitian tersebut menitikberatkan pada pentingnya penguatan kebijakan publik dalam mendorong sistem pendidikan menengah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital, sekaligus menjamin prinsip inklusivitas agar seluruh peserta didik mendapatkan akses yang setara.

Dalam sidang promosi doktor sebelumnya, Wagub Johanis Asadoma dibimbing oleh promotor Alo Liliweri, dengan Promotor I David B.W. Pandie, serta Promotor II Melkisedek Neolaka.

Pada periode wisuda kali ini, Undana meluluskan sebanyak 2.038 wisudawan dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Doktor, Magister, Profesi, Sarjana hingga Diploma. Khusus jenjang doktor, tercatat tiga orang yang diwisuda.

BACA JUGA:  Wagub NTT Dampingi Menko AHY Tinjau Proyek Strategis di Labuan Bajo,Bahas Pengembangan Bandara Hingga Jalan

Selain Johanis Asadoma, dua doktor lainnya yakni Noldy Danny Paul Mumu dari Ilmu Administrasi dengan IPK 3,87 predikat pujian, serta Mikson Metraim Daniel Nalle dari Program Studi Ilmu Peternakan dengan IPK sempurna 4,00 dan predikat pujian.

Universitas juga menetapkan sembilan wisudawan terbaik dari berbagai fakultas, di antaranya Patrick Yohanes Meok (IPK 4,00) dari FKIP, Ambrosius Fernando Jomas (IPK 3,98) dari FKKH, Ryna Febryanti Amalo (IPK 3,97) dari FH, Prisila Mita Kurnia Mamo (IPK 3,85) dari FE, Yosua Nobrihas (IPK 3,87) dari FISIP, Theodorus Vigirius Dwi Putra (IPK 3,85) dari FKM, Umbu Yudo Manasye Hanggongu (IPK 3,85) dari Fakultas Pertanian, Rut Riwu Ratu (IPK 3,77) dari Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan, serta Andre Jeusy P.H. Telnoni (IPK 3,71) dari Fakultas Sains dan Teknologi.

BACA JUGA:  Kupang Tuan Rumah Paskah Nasional Gekira 2026, Johni Asadoma, Ditargetkan 6.000 Peserta Hadir

Momentum akademik ini menjadi kebanggaan tersendiri, tidak hanya bagi keluarga para wisudawan, tetapi juga bagi Pemerintah Provinsi NTT.

Gelar doktor yang diraih Wakil Gubernur Johanis Asadoma diharapkan semakin memperkuat kapasitas kepemimpinan dan kontribusinya dalam pembangunan daerah, khususnya dalam merumuskan kebijakan publik yang inovatif serta mendorong transformasi pendidikan berbasis teknologi digital yang inklusif di Nusa Tenggara Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *