Kota Kupang

Julie Sutrisno Laiskodat Bidik Prestasi Atlet Kempo NTT di World Taikai dan PON 2028, POPDA Jadi Ajang Pembinaan

Atlet Kempo NTT

KUPANG.NW.id – Ketua Umum Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PERKEMI) Nusa Tenggara Timur (NTT), Julie Sutrisno Laiskodat, mendorong Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) menjadi fondasi pembinaan atlet muda untuk melahirkan juara yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Pesan tersebut disampaikan melalui Wakil Ketua PERKEMI NTT, George Hadjoh, saat pembukaan pertandingan cabang olahraga Shorinji Kempo pada POPDA ke-8 di Aula Komodo, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Jumat (23/10/2026).

Julie menegaskan, olahraga bukan sekadar ajang mengejar kemenangan, melainkan sarana membentuk generasi muda yang cerdas, berani, peduli, disiplin, serta memiliki ketangguhan mental dan fisik.

Menurut anggota DPR RI Fraksi NasDem tersebut, para pelajar sedang membangun investasi masa depan melalui olahraga dan pembentukan karakter.

Karena itu, POPDA harus dimanfaatkan sebagai wadah untuk mengasah kemampuan sekaligus mempersiapkan atlet potensial yang dapat mengharumkan nama NTT dan Indonesia.

Ia menilai kompetisi olahraga pelajar perlu terus dilestarikan karena menjadi bagian penting dari proses pembinaan atlet secara terukur dan berjenjang.

“POPDA menjadi momentum mempersiapkan atlet masa depan PERKEMI Indonesia dari NTT,” demikian pesan Julie yang disampaikan melalui George Hadjoh.

Julie juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi, merawat persaudaraan antarsesama kenshi, serta membangun budaya prestasi sejak usia pelajar.

Bidik World Taikai 2027 dan PON 2028

Julie menegaskan, tahun 2027 menjadi momentum penting bagi PERKEMI NTT untuk menguji kesiapan atlet menghadapi persaingan internasional melalui ajang World Taikai 2027.

Untuk mencapai target tersebut, ia meminta agar proses pembinaan dilaksanakan secara serius dengan indikator dan standar prestasi yang jelas. Dengan demikian, atlet NTT memiliki kesiapan untuk bersaing di tingkat dunia.

Sebagai bagian dari penguatan organisasi, kepengurusan PERKEMI NTT dijadwalkan dilantik oleh Ketua Umum PB PERKEMI pada 1 November 2026.

Selanjutnya, pada 2 November 2026, PERKEMI NTT direncanakan melakukan penjaringan atlet melalui LLMC untuk dipersiapkan menghadapi World Taikai dan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Penjaringan tersebut diharapkan menjadi langkah strategis untuk menemukan atlet potensial yang dapat dibina secara berkelanjutan guna memperkuat daya saing NTT di berbagai kejuaraan.

Julie juga menyebut 2 November 2027 sebagai momentum peringatan usia ke-48 PERKEMI NTT. Usia tersebut diharapkan menjadi penanda kematangan organisasi dalam melahirkan atlet berkualitas dan prestasi yang membanggakan daerah maupun Indonesia.

Menutup pesannya, Julie mengingatkan para atlet agar tetap rendah hati, disiplin, bekerja keras, pantang menyerah, dan fokus pada tujuan.

Ia berharap POPDA ke-8 tidak hanya melahirkan pemenang pertandingan, tetapi juga membentuk generasi atlet yang berkarakter, menjunjung tinggi persaudaraan, serta mampu membawa nama NTT bersinar di panggung olahraga nasional dan dunia.

Konten bersifat informatif dan bukan nasihat hukum.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!