KALTARA.NW.id — Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, bersama tim Pemerintah Provinsi NTT dan SKALA melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Tanjung Selor, ibu kota Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Kamis (22/10/2026).
Kunjungan ini bertujuan mempelajari sistem pemungutan pajak kendaraan di atas air yang diterapkan di Kalimantan Utara sebagai referensi untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi NTT.
Rombongan bertolak dari Pelabuhan Tengkayu, Tarakan, menuju Pelabuhan Kayan, Tanjung Selor, menggunakan speedboat pada pukul 08.40 WITA. Perjalanan tersebut diperkirakan memakan waktu sekitar satu jam 30 menit.
Dalam kunjungan tersebut, Johni Asadoma didampingi Kepala Badan Penghubung NTT di Jakarta, Florida Setyawati, S.T.; Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah (BPAD) Provinsi NTT,Johni Ataupah, serta Kepala SKALA NTT, Eripto Marviandi, yang bertindak sebagai fasilitator.
Program studi tiru ini mendapat dukungan SKALA melalui program kemitraan antara Pemerintah Australia dan Pemerintah Indonesia dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan dasar.
Johni Asadoma mengatakan, kunjungan kerja ke Kalimantan Utara merupakan kesempatan bagi Pemprov NTT untuk mempelajari praktik pemungutan pajak kendaraan di atas air yang dapat menjadi referensi bagi daerah.
Ia berharap, proses pembelajaran tersebut berjalan baik sehingga pengalaman dan praktik yang diperoleh dapat disesuaikan dengan kondisi serta potensi daerah di NTT.
“Melalui kunjungan kerja ini, kita ingin belajar dari praktik yang diterapkan rekan-rekan di Kalimantan Utara.
Harapannya, studi tiru ini berjalan dengan baik sehingga hasilnya dapat menjadi bahan untuk mengoptimalkan PAD di NTT,” ujar Johni.
Menurutnya, optimalisasi pendapatan daerah membutuhkan pengelolaan yang tepat, termasuk menggali potensi penerimaan pajak yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.
Karena itu, studi tiru ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi Pemprov NTT dalam mengembangkan sistem pemungutan pajak kendaraan di atas air secara lebih efektif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Melalui dukungan SKALA, Pemprov NTT terus mendorong penguatan tata kelola pendapatan daerah dengan mempelajari praktik dari daerah lain yang dinilai relevan untuk diterapkan.
Hasil kunjungan kerja tersebut diharapkan menjadi salah satu referensi dalam merumuskan langkah strategis untuk meningkatkan PAD, sekaligus memperkuat kemampuan fiskal daerah guna mendukung pembangunan dan pelayanan publik di Nusa Tenggara Timur.
Komentar (0)
Ingin berkomentar? Masuk ke akun pembaca Anda.
Belum punya akun? Daftar gratis
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!