Zulkifli Hasan Lantik Ahmad Yohan Ketua PAN NTT, Janji Bangun NTT Lewat Industri Garam, Udang hingga Kampung Nelayan

ketua Umum Sulfiki Hasan saat melantik Ahmad Yohan sebagai ketua DPW PAN NTT bersama Sekretaris Merthen Lenggu dan Bendahara Maria Enbu

KUPANG.NW.id – Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional sekaligus Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, resmi melantik Anggota DPR RI Ahmad Yohan sebagai Ketua DPW PAN Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama jajaran pengurus DPW dan DPD PAN se-NTT.

Selain Ahmad Yohan, turut dilantik Sekretaris DPW PAN NTT Marten Lenggu dan Bendahara DPW PAN NTT Maria Enbu.

Pelantikan yang berlangsung di Auditorium Kampus Universitas Nusa Cendana, Jumat (15/5/2026), berlangsung meriah dan dihadiri ribuan kader PAN dari berbagai daerah di NTT.

Turut hadir Sekjen DPP PAN Eko Patrio, Gubernur NTT Melki Laka Lena, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, Ketua DPRD NTT Emilia Nomleni, Bupati Kupang Yosef Lede, Bupati TTU Falen Kebo, serta sejumlah pimpinan partai politik di NTT.

BACA JUGA:  Musda IV KAI NTT, Ketum Siti Lubis Ingatkan Soliditas, Jangan Ada yang Tinggalkan Organisasi

Dalam sambutannya, Ahmad Yohan menegaskan PAN hadir bukan hanya untuk meraih kekuasaan politik, tetapi untuk memberikan pengabdian nyata kepada masyarakat NTT.

“Tema pelantikan hari ini adalah ayo bangun NTT karena PAN tidak pernah ingkar janji,” ujar Ahmad Yohan.

Ia menyebut kehadiran langsung Ketua Umum PAN dalam pelantikan pengurus DPW dan DPD PAN se-NTT menjadi sejarah penting bagi PAN di daerah tersebut.

“Hari ini kita membuktikan bahwa pengurus DPW dan DPD PAN se-NTT bisa dilantik langsung Ketua Umum DPP PAN. Ini sejarah dan kami bangga,” katanya.

BACA JUGA:  Dampak Kasus Mokris Lay, Refafi Gah Akui Hanura Rugi, Citra Tercoreng, Kursi DPRD Kosong, PAW Masih Tunggu DPP

Ahmad Yohan juga menyampaikan apresiasi kepada Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma atas penyelesaian konflik yang terjadi di Kabupaten Alor.

Sebagai Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Ahmad Yohan memaparkan sejumlah program strategis yang telah diperjuangkan untuk masyarakat NTT, di antaranya dukungan anggaran Rp1,2 triliun untuk pengembangan industri garam di Sabu dan Rote.

Selain itu, PAN juga ikut mendorong pembangunan industri udang di Sumba dengan nilai investasi mencapai Rp7,8 triliun, termasuk tahap awal sebesar Rp2,8 triliun yang telah ditandatangani.

“Kami ingin memastikan pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat. Karena itu kami terus bekerja membantu rakyat,” tegasnya.

Tak hanya itu, Ahmad Yohan mengungkapkan PAN juga mendorong pembangunan kampung nelayan merah putih di sejumlah wilayah di NTT.

BACA JUGA:  Awal Januari 2026, Gubernur Melki Siapkan Mutasi Besar Pejabat Eselon II Pemprov NTT

Saat ini, kata dia, sudah ada lima titik kampung nelayan yang dibangun di Kabupaten Kupang, Manggarai Barat, Alor, Ende dan Flores Timur.

“Kami juga akan memperjuangkan tambahan 20 titik kampung nelayan baru untuk masyarakat NTT,” ujarnya.

Menurut Ahmad Yohan, seluruh program tersebut merupakan bentuk kolaborasi PAN bersama pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Di akhir sambutannya, ia mengajak seluruh kekuatan politik dan elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun NTT.

“PAN siap bekerja sama dengan seluruh partai dan semua kekuatan untuk membangun NTT yang kita cintai,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *