Kab. Sikka

Wagub NTT Jhoni Asadoma Salurkan Bantuan Makanan dan Air Bersih untuk Korban Gempa di Mekandetung

Wagub NTT Jhoni Asadoma saat bertemu korban gempa di SIKKA dan berikan bantuan Makanan dan air bersih

SIKKA.NW.id – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Johni Asadoma turun langsung menemui warga terdampak gempa bumi di Desa Mekandetung, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, Minggu (23/8/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wagub Asadoma menyerahkan bantuan bahan makanan serta mendistribusikan 10 tangki air bersih bagi warga yang masih bertahan di lokasi pengungsian.

Kehadiran Wagub untuk melihat langsung kondisi warga sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak gempa tetap terpenuhi.

Sekretaris Camat Kangae, Cristiniati Baga, mengatakan Desa Mekandetung memiliki 17 titik pengungsian yang dihuni sekitar 495 kepala keluarga atau lebih dari 900 jiwa.

Di Dusun Kangae sendiri terdapat tiga titik pengungsian dengan 29 KK atau 79 jiwa, termasuk bayi, lansia dan penyandang disabilitas.

“Di Kecamatan Kangae ada tiga sampai empat desa yang terdampak cukup parah, baik rumah warga maupun fasilitas umum,” ujarnya.

Selain rumah warga, gempa juga merusak sejumlah fasilitas pendidikan, termasuk dua sekolah dan satu PAUD. Sejumlah ruas jalan mengalami keretakan bahkan terbelah. Meski tidak ada korban meninggal dunia, beberapa warga mengalami luka akibat tertimpa reruntuhan.

Dalam dialog bersama warga, air bersih menjadi kebutuhan paling mendesak. Warga selama ini mengandalkan air hujan dan distribusi menggunakan mobil tangki.

“Kami sangat membutuhkan air, apalagi kami tinggal di bukit,” ungkap salah seorang warga, Kristina Potut.

Menanggapi keluhan tersebut, Wagub Asadoma menegaskan pemerintah akan memprioritaskan pemenuhan kebutuhan air bersih.

“Air sangat penting untuk kehidupan. Karena itu, langsung berkoordinasi dan turunkan 10 tangki air bersih untuk masing-masing titik yang membutuhkan,” tegasnya.

Wagub juga meminta pemerintah desa melakukan pendataan rumah warga berdasarkan tingkat kerusakan, mulai dari rusak ringan, sedang hingga berat.

Pemerintah desa melaporkan terdapat dua rumah yang mengalami rusak berat.

Selain itu, Poskesdes Mekandetung juga dilaporkan mengalami kerusakan berat.

Untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan, tenaga kesehatan membutuhkan tenda sebagai tempat pelayanan sementara.

Wagub Asadoma meminta masyarakat tetap bersabar karena distribusi bantuan ke sejumlah wilayah masih terkendala kerusakan infrastruktur, termasuk akses menuju wilayah terpencil.

“Bukan berarti bantuan tidak ada, tetapi mobilitasnya masih lambat,” katanya.

Ia memastikan Pemerintah Provinsi NTT bersama pemerintah kabupaten, kecamatan dan desa akan terus berkoordinasi untuk mempercepat pendataan kerusakan, pemenuhan kebutuhan dasar serta penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak gempa.

Konten bersifat informatif dan bukan nasihat hukum.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!