NAGEKEO.NW.id — Di tengah duka dan kecemasan yang masih menyelimuti warga terdampak gempa bumi, kehadiran pimpinan Polda NTT di Kamp Pengungsian Berdikari Danga, Kabupaten Nagekeo, menghadirkan harapan dan kekuatan bagi para penyintas.
Senin (24/8/2026), Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko bersama Wakapolda NTT Brigjen Pol. Faizal turun langsung menemui warga yang masih bertahan di tenda-tenda pengungsian.
Tanpa sekat formalitas, kedua pimpinan Polda NTT itu menyusuri lorong-lorong tenda, menyapa warga, berbincang dengan para penyintas, sekaligus mendengarkan secara langsung kondisi dan kebutuhan masyarakat pascabencana.
Suasana haru terlihat ketika Kapolda dan Wakapolda membagikan makanan secara langsung kepada para pengungsi.
Satu per satu makanan diserahkan ke tangan warga yang menyambutnya dengan senyum dan rasa bahagia.
Bagi para penyintas, perhatian tersebut bukan sekadar bantuan makanan. Kehadiran langsung pimpinan Polri di tengah pengungsian menjadi suntikan moril bahwa mereka tidak menghadapi masa sulit ini seorang diri.
Plh. Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol. Sajimin mengatakan, kunjungan tersebut merupakan wujud komitmen Polri untuk selalu hadir bersama masyarakat, terutama dalam situasi bencana.
“Bapak Kapolda dan Wakapolda ingin memastikan secara langsung bagaimana kondisi masyarakat di pengungsian. Kehadiran pimpinan di tengah warga merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Polri untuk terus mendampingi masyarakat selama masa tanggap darurat hingga pemulihan,” ujar Sajimin.
Menurutnya, kehadiran aparat kepolisian di lokasi bencana tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan, tetapi juga memberikan pelayanan kemanusiaan dan dukungan psikologis bagi masyarakat terdampak.
Di tengah aktivitas kemanusiaan tersebut, Polda NTT juga tengah mempersiapkan pengamanan kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia dan Kapolri di wilayah Nagekeo.
Sajimin menegaskan, tugas pengamanan agenda kenegaraan dan pelayanan kepada masyarakat terdampak bencana tetap berjalan beriringan.
“Pelayanan terbaik untuk masyarakat terdampak dan pengamanan kunjungan Bapak Presiden berjalan beriringan. Keselamatan dan kenyamanan warga tetap menjadi prioritas utama dengan pendekatan yang humanis,” katanya.
Kehadiran Kapolda dan Wakapolda di Kamp Pengungsian Berdikari Danga menjadi gambaran bahwa penanganan bencana tidak hanya tentang bantuan logistik dan pembangunan kembali fasilitas yang rusak.
Ada sisi kemanusiaan yang tak kalah penting, yakni memastikan warga merasa diperhatikan, didengar dan memiliki kekuatan untuk bangkit.
Di bawah tenda-tenda pengungsian, sapaan hangat dan uluran tangan pimpinan Polda NTT hari itu menjadi pesan sederhana bagi para penyintas: Polri hadir bersama rakyat, terutama ketika masyarakat sedang menghadapi masa paling sulit.
Komentar (0)
Ingin berkomentar? Masuk ke akun pembaca Anda.
Belum punya akun? Daftar gratis
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!