KUPANG.NW.id – Ketua Umum Perhimpunan Mahasiswa Kabupaten Kupang (PERMASKKU) melakukan peninjauan langsung terhadap pembangunan Jembatan Termanu dan Jembatan Kabsali di Kecamatan Amfoang Barat Daya, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (6/8/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan realisasi aspirasi masyarakat yang sebelumnya disampaikan kepada Wakil Presiden Republik Indonesia terkait kondisi jalan dan jembatan di wilayah Amfoang.
Ketua Umum PERMASKKU mengatakan, pembangunan yang kini berjalan menjadi bukti bahwa aspirasi masyarakat mendapat perhatian dari pemerintah pusat.
"Kami datang untuk melihat langsung hasil dari perjuangan masyarakat Kabupaten Kupang. Sebelumnya kami menyampaikan keluhan mengenai akses jalan dan jembatan kepada Wakil Presiden.
Hari ini kami menyaksikan pembangunan yang sudah mulai berjalan," ujarnya.
Menurutnya, awalnya masyarakat hanya mengusulkan agar dua jembatan menjadi prioritas pembangunan.
Namun, pemerintah pusat melalui dukungan TNI justru merealisasikan pembangunan empat jembatan sekaligus.
"Kami bersyukur karena bukan hanya dua jembatan yang ditangani, tetapi empat jembatan sudah mulai dikerjakan oleh TNI.
Ini menjadi harapan baru bagi masyarakat Amfoang yang selama bertahun-tahun menghadapi keterbatasan akses," katanya.
PERMASKKU menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Wakil Presiden Republik Indonesia, Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Darat, serta Danrem 161/Wirasakti yang dinilai telah merespons kebutuhan masyarakat melalui percepatan pembangunan infrastruktur.
Ia berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan sesuai target dan menghasilkan infrastruktur yang berkualitas sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.
"Kami bersama masyarakat akan terus mengawal pembangunan ini agar selesai tepat waktu dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga," tegasnya.
Selain pembangunan jembatan, PERMASKKU juga meminta pemerintah pusat untuk menindaklanjuti sejumlah aspirasi lain yang dinilai mendesak, yakni peningkatan status jalan provinsi menjadi jalan nasional, pembangunan SPBU di wilayah Amfoang, pembangunan Rumah Sakit Pratama Amfoang, serta percepatan perbaikan ruas jalan di kawasan tersebut.
PERMASKKU menilai pemenuhan kebutuhan infrastruktur dasar di wilayah perbatasan dan daerah terpencil seperti Amfoang menjadi langkah penting untuk mendorong pemerataan pembangunan nasional, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi dan pelayanan publik di Nusa Tenggara Timur.
Komentar (0)
Ingin berkomentar? Masuk ke akun pembaca Anda.
Belum punya akun? Daftar gratis
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!