SUMBA TIMUR.NW.id – Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, menegaskan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Tambak Udang di Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur, harus memberikan manfaat nyata dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat setempat.
Penegasan tersebut disampaikan Zulkifli Hasan saat melakukan kunjungan kerja bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Yandri Susanto, serta Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan, Kamis (30/7/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan percepatan pembangunan PSN Tambak Udang berjalan sesuai target, sekaligus melihat langsung kesiapan kawasan budidaya udang yang diproyeksikan menjadi salah satu sentra produksi perikanan nasional.
Dalam arahannya, Zulkifli Hasan menekankan bahwa keberhasilan sebuah investasi tidak hanya diukur dari besarnya nilai ekonomi yang dihasilkan, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat di sekitar kawasan pembangunan.
“Investasi harus membawa kesejahteraan bagi masyarakat. Jangan sampai investasi berkembang, tetapi masyarakat di sekitar justru tidak merasakan manfaatnya. Kehadiran negara harus memberikan nilai tambah bagi rakyat,” tegas Zulkifli Hasan.
Menurutnya, proyek strategis nasional harus mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, serta menciptakan pembangunan yang berkelanjutan.
Zulkifli Hasan juga mengingatkan agar seluruh tahapan pembangunan tetap mengedepankan komunikasi dan dialog yang baik dengan masyarakat.
Berbagai persoalan sosial yang muncul perlu diselesaikan secara bijaksana agar pembangunan berjalan aman, kondusif, dan mendapat dukungan dari warga.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan menegaskan komitmen DPR RI untuk terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan proyek strategis nasional, khususnya di sektor kelautan dan perikanan.
Menurutnya, pembangunan PSN Tambak Udang Sumba Timur harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat lokal, sekaligus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.
“Kami ingin memastikan proyek ini berjalan sesuai ketentuan, memberikan peluang kerja bagi masyarakat, meningkatkan kesejahteraan warga, serta menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi di Nusa Tenggara Timur,” ujar Ahmad Yohan.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan pemerintah pusat juga berdialog langsung dengan masyarakat untuk mendengarkan berbagai aspirasi dan persoalan yang masih menjadi perhatian warga.
Masyarakat berharap pemerintah dapat mempercepat penyelesaian sejumlah persoalan, termasuk terkait kompensasi bagi warga yang terdampak pembangunan kawasan PSN Tambak Udang.
Pemerintah optimistis PSN Tambak Udang Sumba Timur akan berkembang menjadi salah satu pusat budidaya udang modern di Indonesia.
Proyek tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing sektor perikanan nasional, memperkuat ketahanan pangan, menarik investasi, serta menghadirkan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur.
Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Zulkifli Hasan, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Desa PDT dan Transmigrasi Yandri Susanto, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan, serta seluruh jajaran pemerintah pusat yang telah mengunjungi Kabupaten Sumba Timur untuk meninjau langsung perkembangan pembangunan PSN Tambak Udang.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten dan seluruh masyarakat Sumba Timur, kami menyampaikan terima kasih atas perhatian dan komitmen pemerintah pusat dalam mendukung pembangunan daerah kami,” ujar Umbu Lili Pekuwali.
Ia mengatakan, kehadiran para menteri dan pimpinan Komisi IV DPR RI menjadi semangat bagi Pemerintah Kabupaten Sumba Timur untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam menyukseskan pembangunan PSN Tambak Udang.
“Kehadiran Bapak-Ibu Menteri dan Pimpinan Komisi IV DPR RI menjadi semangat bagi kami untuk terus bersinergi mewujudkan PSN Tambak Udang yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, membuka lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan warga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Sumba Timur dan Nusa Tenggara Timur,” pungkasnya.
Komentar (0)
Ingin berkomentar? Masuk ke akun pembaca Anda.
Belum punya akun? Daftar gratis
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!