Hukum  

Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko, Tegas Berantas TPPO, Dekat dengan Warga Lewat Aksi Nyata

Foto:Kapolda NTT, Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si.,

Kupang,NW,id— Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., selama ini dikenal publik sebagai pemimpin tertinggi kepolisian di provinsi tersebut.

Namun di balik tugas institusionalnya yang formal, jenderal bintang dua ini menunjukkan sisi lain, pemimpin yang hadir langsung di tengah masyarakat dan menyentuh kehidupan warga melalui berbagai aksi nyata.

Selain dikenal dekat dengan masyarakat, Irjen Rudi juga menunjukkan ketegasan luar biasa dalam memberantas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Melalui penguatan peran para Kapolres dan seluruh jajaran, ia menggulirkan program “NTT Zero TPPO”, sebuah kebijakan komprehensif yang menitikberatkan pada pencegahan, penindakan, serta penyelamatan korban.

Komitmen tersebut kembali terbukti setelah Ditreskrimum Polda NTT mengungkap kasus TPPO yang melibatkan dua perempuan berinisial MAB dan LH, yang diduga menyalurkan seorang perempuan berinisial EFT secara nonprosedural untuk bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Batam.

Kabidhumas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menyebut pengungkapan ini sebagai bukti nyata konsistensi Kapolda dalam memberantas TPPO.

BACA JUGA:  Kuasa Hukum Gusti Pisdon, Tudingan Aliran Dana ke Jaksa Hoaks, Jangan Bangun Narasi Sesat Tanpa Bukti Sah

“Ini bentuk keseriusan Bapak Kapolda dalam mewujudkan NTT Zero TPPO. Setiap potensi korban harus dihentikan dan para pelaku wajib diproses,” ujar Henry, Senin (24/11).

Ia menambahkan, gaya kepemimpinan Irjen Rudi telah membawa suasana baru bagi masyarakat.

“Beliau dikenal bukan hanya sebagai pemimpin kepolisian, tetapi sebagai sosok yang turun langsung membantu warga.

Banyak warga mengenal beliau melalui kegiatan sosial dan aksi kemanusiaan yang dilakukan dengan ketulusan,” katanya.

Selain ketegasan dalam penegakan hukum, Kapolda NTT juga aktif mendorong berbagai program kemanusiaan.

Salah satunya adalah pembangunan sumur bor di sejumlah lokasi yang selama ini mengalami krisis air.

Program tersebut tidak hanya menjawab kebutuhan air bersih masyarakat, tetapi juga mendukung upaya peningkatan kesehatan, termasuk pencegahan kanker serviks melalui sanitasi yang lebih baik.

“Beliau selalu mengatakan bahwa air bersih adalah kehidupan. Jika masyarakat kekurangan air, itu bukan hanya soal fasilitas, tetapi soal masa depan generasi,” tutur Kombes Henry.

BACA JUGA:  Timur Tengah Bergejolak, Wagub Johni Asadoma Minta Warga NTT Ikuti Arahan KBRI dan Tunda Umrah

Kepedulian itu dirasakan langsung oleh warga RT 010 Kelurahan Fatukoa, Kota Kupang. Perwakilan warga, Yulius Amtiran, mengungkapkan rasa haru setelah sumur bor di wilayah mereka akhirnya terwujud.

“Air adalah kebutuhan utama. Selama ini kami bergantung pada air tangki yang mahal. Kami sudah lama menunggu, dan hari ini akhirnya terwujud. Air su dekat,” ujarnya penuh syukur.

Ia menambahkan bahwa bantuan itu bukan hanya mempermudah akses air, tetapi juga membawa kebanggaan bagi warga.

“Ini bukan hanya soal sumur bor, tapi bukti kepedulian dari Bapak Kapolda NTT. Kami merasa diperhatikan, dan itu membuat kami bangga,” tegasnya.

Semangat “NTT Zero TPPO” yang digelorakan Kapolda juga mengalir kuat hingga tingkat polres. Di Maumere, Polres Sikka berhasil menggagalkan pengiriman delapan calon pekerja ilegal ke Kalimantan Timur melalui Pelabuhan Lorens Say.

Kasus tersebut dirilis oleh Kasat Reskrim IPTU Djafar Awad Alkatiri, S.H., bersama Kasi Humas IPDA Leonardus Tunga, S.M., pada Rabu (19/11/2025).

BACA JUGA:  394 PMI Asal NTT Tewas dalam 3 Tahun, Mayoritas Ilegal, Kasus TPPO Malah Disetop Polda NTT

Pengungkapan ini menegaskan bahwa seluruh jajaran Polda NTT kini bergerak cepat menutup ruang perdagangan orang yang selama ini mengintai warga, terutama perempuan dan anak-anak.

Di tengah tantangan kemiskinan, krisis air, dan tingginya angka TPPO di NTT, kehadiran sosok Kapolda yang turun langsung ke lapangan menjadi sumber harapan baru bagi masyarakat.

“Beliau selalu bilang bahwa tugas polisi bukan hanya menjaga keamanan, tetapi memastikan masyarakat bisa hidup lebih baik. Itu filosofi yang kami lihat sendiri di lapangan,” tutur Kombes Henry.

Dan di sinilah sosok Irjen Pol Rudi Darmoko menonjol—bukan karena sorotan kamera atau pidato resmi, tetapi melalui tindakan-tindakan nyata yang menyentuh hati masyarakat.

Kepemimpinan terbaik adalah kepemimpinan yang hadir di tengah rakyat, bekerja untuk mereka, dan meninggalkan jejak kebaikan yang terus hidup jauh melampaui masa jabatan.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *