KALABAHI, NW.id – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Johni Asadoma memberikan dukungan nyata bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu dengan menyerahkan beasiswa senilai total Rp40 juta kepada 10 mahasiswa Universitas Tribuana Kalabahi (Untrib).
Penyerahan beasiswa berlangsung di Aula Universitas Tribuana Kalabahi. Para penerima merupakan mahasiswa yang berasal dari keluarga sederhana, termasuk anak-anak petani yang tetap berjuang mengenyam pendidikan tinggi di tengah keterbatasan ekonomi.
Johni mengatakan, kondisi ekonomi keluarga tidak boleh menjadi alasan bagi generasi muda NTT untuk berhenti mengejar pendidikan dan cita-cita.
“Saya berharap beasiswa ini benar-benar berguna. Jangan lihat ini hanya sebagai bantuan, tetapi jadikan sebagai motivasi untuk belajar lebih sungguh-sungguh dan mencapai cita-cita.
Keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi,” pesan Johni.
Ia juga berpesan agar para mahasiswa tidak melupakan perjuangan orang tua yang telah bekerja keras membiayai pendidikan mereka.
Menurut Johni, profesi orang tua sebagai petani harus menjadi sumber motivasi bagi anak-anak untuk belajar lebih tekun dan meraih masa depan yang lebih baik.
“Orang tua kalian bekerja keras sebagai petani agar anak-anaknya bisa sekolah. Hargai perjuangan itu dengan belajar yang baik, selesaikan pendidikan, dan raih cita-cita kalian,” ujarnya.
Johni berharap, setelah menyelesaikan pendidikan, para mahasiswa dapat kembali memberikan kontribusi bagi keluarga, masyarakat, dan pembangunan NTT.
“Suatu saat nanti, kalian harus bisa membanggakan orang tua dan memberikan sesuatu untuk daerah ini,” tambahnya.
Penyerahan beasiswa tersebut berlangsung dalam suasana penuh haru dan keakraban.
Para mahasiswa penerima menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian yang diberikan.
Bantuan tersebut dinilai tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pendidikan, tetapi juga menjadi penyemangat untuk menyelesaikan studi.
Rektor Universitas Tribuana Kalabahi, Elia Maruli, SE., MM., turut menyampaikan apresiasi kepada Wagub NTT atas kepeduliannya terhadap mahasiswa, terutama mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.
“Dukungan ini sangat berarti bagi mahasiswa kami. Ini bukan hanya membantu dari sisi pembiayaan pendidikan, tetapi juga memberikan motivasi bahwa mereka tidak berjalan sendiri dalam mengejar cita-cita,” kata Elia.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Staf Ahli TP PKK Provinsi NTT Vera Christina Sirait Asadoma, BS., M.Sc., Pimpinan Cabang Bank NTT Kalabahi Glaantiano Ndoen, serta Sekda Kabupaten Alor Melky Belly.
Beasiswa selanjutnya disalurkan melalui Bank NTT dan ditransfer langsung ke rekening masing-masing mahasiswa penerima.
Bantuan tersebut diharapkan menjadi langkah kecil yang mampu membuka jalan lebih besar bagi generasi muda NTT untuk meraih pendidikan tinggi.
Dari keluarga sederhana, dari perjuangan orang tua di ladang dan sawah, lahir harapan agar anak-anak NTT mampu menggapai pendidikan setinggi-tingginya dan kelak kembali membangun daerah.
Komentar (0)
Ingin berkomentar? Masuk ke akun pembaca Anda.
Belum punya akun? Daftar gratis
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!