Alor  

Natal Bersama IKA Alor, Wagub NTT Johni Asadoma Sentil Keras Rokok dan Miras Penyebab Stunting

KUPANG.NW.id – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, melontarkan pernyataan tegas terkait persoalan stunting yang masih menghantui daerah ini.

Ia menilai stunting tidak semata-mata dipicu kemiskinan, tetapi juga akibat pola hidup dan pola konsumsi masyarakat yang keliru.

Pernyataan tersebut disampaikan Johni Asadoma saat menghadiri Syukuran Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 Ikatan Keluarga Alor (IKA) Kayu Putih di GMIT Gloria Kayu Putih, Rabu (7/1/2026).

“Masih ada kecenderungan pengeluaran rumah tangga untuk rokok, sirih pinang, dan minuman keras lebih besar dibandingkan pemenuhan gizi anak.

BACA JUGA:  Momen Haru di SD Katpisi Alor Timur,Guru Kaget Saat Wagub NTT Johni Asadoma Datang dan Beri Motivasi

Padahal pemenuhan gizi harus dimulai sejak ibu hamil,” tegas Johni di hadapan jemaat.

Menurutnya, persoalan stunting harus dilihat secara jujur dan berani. Intervensi pemerintah tidak akan efektif jika tidak diiringi perubahan kesadaran dan tanggung jawab keluarga dalam mengatur prioritas konsumsi.

“Natal harus menjadi momentum refleksi. Kita tidak bisa terus menyalahkan keadaan, sementara pilihan hidup kita sendiri justru mengorbankan masa depan anak-anak,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menegaskan bahwa Natal merupakan peristiwa iman penting bagi umat Kristiani untuk merefleksikan kelahiran Yesus Kristus sebagai pembawa kasih dan damai, yang seharusnya diwujudkan dalam tindakan nyata di tengah masyarakat.

BACA JUGA:  Wagub NTT Tinjau PSN K-SIGN di Rote Ndao, Progres Capai 92 Persen dan Target Serap 26 Ribu Tenaga Kerja

Ia juga mengajak keluarga besar IKA Kayu Putih untuk terus membangun solidaritas, saling menolong, dan menanamkan nilai-nilai positif dalam komunitas.

“Jadilah orang Alor yang dikenal karena keramahan, karakter yang kuat, kecerdasan, dan kontribusi nyata bagi daerah dan bangsa,” kata Johni.

Johni Asadoma mendorong masyarakat Alor agar terus mengejar prestasi di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, profesi, seni budaya, hingga olahraga, guna membangun reputasi Alor yang unggul tanpa kehilangan jati diri.

Sementara itu, Ketua IKA Kayu Putih John Blegur menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya perayaan Natal dan Tahun Baru tersebut.

BACA JUGA:  Natal Nasional Gerindra di Sorong, Wagub NTT Jhoni Asadoma Tampil Bersama Hasyim Djoyohadikusumo

“Kami terus menjaga silaturahmi melalui berbagai kegiatan kebersamaan. Semua ini terjadi karena kuasa dan kasih Tuhan,” ujarnya.

Ketua Panitia Natal IKA Kayu Putih Salmon Pering berharap perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 ini semakin memperkuat persaudaraan, serta kerukunan antar suku dan antar umat beragama.

Acara tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT Zet Sony Libing serta anggota IKA Kayu Putih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *