Manggarai,NW,id– Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya dalam memastikan pemenuhan kebutuhan energi masyarakat, khususnya Bahan Bakar Minyak (BBM), tetap berjalan lancar di Kabupaten Manggarai dan wilayah sekitarnya.
Meski jalur distribusi utama Reo–Ruteng sempat diberlakukan sistem buka tutup akibat perbaikan jalan di kawasan Waruk dan Karot, pasokan BBM dipastikan tetap aman.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah taktis untuk mengantisipasi potensi gangguan distribusi.
Salah satunya adalah alih suplai sementara dari Terminal BBM Maumere saat kondisi buka tutup jalan berlangsung beberapa hari lalu.
“Per hari ini, 27 November, penyaluran BBM sudah kembali normal dari Terminal BBM Reo sebagai supply point utama Kabupaten Manggarai,” ujar Ahad.
Ia juga menyampaikan bahwa stok BBM di Terminal Reo berada dalam kondisi aman. Pada periode 24–26 November, pasokan kembali diperkuat dengan kedatangan kapal yang membawa 800 kiloliter (KL) Pertalite dan 750 KL Pertamax.
Selain itu, Pertamina Patra Niaga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta aparat penegak hukum setempat untuk memastikan kelancaran di jalur longsor, mengingat akses Reo–Ruteng merupakan titik krusial dalam distribusi energi di Manggarai.
“Koordinasi ini penting agar mobilitas penyaluran BBM tidak terganggu dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” tambahnya.
Pertamina mengimbau masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai layanan maupun produk perusahaan dapat menghubungi Pertamina Contact Center di nomor 135.






