Audiensi dengan PT Agrinas, Wagub Johni Asadoma Dorong Percepat Program Sentra Pangan Nasional di NTT

Wagub NTT Jhoni Asadoma audensi bersama pimpinan PT Agrinas Pangan Nusantara (Istimewa)

JAKARTA, NW.id – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma terus bergerak memperkuat sektor pangan di daerah dengan menjalin sinergi bersama PT Agrinas Pangan Nusantara dalam pengembangan pertanian, perkebunan dan sektor strategis lainnya guna mendukung target swasembada pangan nasional.

Langkah tersebut ditandai melalui audiensi yang berlangsung di kantor pusat PT Agrinas Pangan Nusantara di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu 13 Mei 2026

Dalam pertemuan itu, Johni Asadoma disambut langsung Direktur Operasional PT Agrinas Pangan Nusantara Mayor Jenderal Yudha Rusniwan, S.E., M.Han, Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis Ryan Putera Pratama, Project Director Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP) Brigadir Jenderal TNI Blasius Popylus, serta Senior Vice President Corporate Secretary Aditya Hadyan Putra.

BACA JUGA:  RDP DPRD NTT, Status Bank NTT Menuju Perseroda, Charlie Paulus Pastikan 51 Persen Saham Milik Daerah

Audiensi tersebut membahas rencana pembangunan Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP), di mana Provinsi NTT ditetapkan sebagai salah satu dari enam provinsi prioritas nasional tahun 2026.

Dalam program tersebut, pembangunan kawasan sentra produksi pangan akan difokuskan di dua daerah yakni Kabupaten Nagekeo dan Kabupaten Kupang.

Program KSPP dirancang sebagai kawasan pertanian modern dan terintegrasi guna memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian secara berkelanjutan.

Direktur Operasional PT Agrinas Pangan Nusantara menegaskan keberhasilan program sangat bergantung pada dukungan aktif pemerintah daerah mulai dari tingkat provinsi hingga desa, terutama dalam melakukan sosialisasi program KDKMP dan KSPP kepada masyarakat.

BACA JUGA:  Jelang Lebaran, Bank Mandiri Siapkan Rp15,8 Miliar Uang Tunai dan Layanan Transaksi Digital Aman di NTT

Menurutnya, pemahaman masyarakat terhadap program tersebut menjadi faktor penting agar pembangunan kawasan pangan dapat berjalan efektif dan memberi dampak langsung terhadap kesejahteraan warga.

Sementara itu, Johni Asadoma menyampaikan harapannya agar kerja sama antara Pemerintah Provinsi NTT dan PT Agrinas Pangan Nusantara terus diperkuat demi mempercepat pembangunan sektor pangan di daerah.

Ia juga meminta percepatan pembangunan KDKMP di wilayah NTT serta menekankan pentingnya penentuan lokasi yang strategis agar mudah dijangkau masyarakat dan mampu memberikan manfaat ekonomi secara maksimal.

BACA JUGA:  Koperasi Merah Putih Jadi Kunci Ekonomi Desa di NTT, Fernando Soares Dorong Percepatan Jangkau Seluruh Wilayah

“Audiensi ini menjadi langkah awal memperkuat kolaborasi dalam membangun sektor pangan yang modern, produktif dan berkelanjutan di NTT,” ujar Johni Asadoma.

Melalui kerja sama tersebut, Pemerintah Provinsi NTT berharap kawasan sentra produksi pangan yang dibangun nantinya tidak hanya mendukung program swasembada pangan nasional, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *