Pemprov NTT Siapkan Revitalisasi Total RSUD W.Z Yohanes Kupang, Wagub Johni Targetkan Standar Internasional

Wagub NTT Jhoni Asadoma saat kunjungan ke RSUD WZ Yohanes Kupang

KUPANG.NW.idPemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berencana melakukan transformasi besar terhadap RSUD W.Z Yohanes Kupang menjadi rumah sakit modern berstandar internasional.

Rencana ambisius ini diungkapkan Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, saat melakukan kunjungan langsung ke rumah sakit tersebut, Rabu (1/4/2026), guna meninjau kondisi fasilitas kesehatan terbesar di provinsi itu.

Dalam keterangannya, Johni menegaskan bahwa rumah sakit yang telah berdiri lebih dari enam dekade tersebut membutuhkan pembenahan menyeluruh.

Ia menilai, usia bangunan yang sudah tua tidak lagi sebanding dengan kebutuhan layanan kesehatan masyarakat yang terus meningkat.

BACA JUGA:  Anggota DPR RI Umbu Rudi Beri Kuliah Umum di STIKes Nusantara,Serap Aspirasi dan Akses Beasiswa

“Rumah sakit ini sudah ada sejak saya masih kecil. Sekarang jumlah penduduk bertambah, kebutuhan layanan meningkat, dan peralatan medis semakin canggih. Tentu harus didukung dengan fasilitas yang memadai,” ujarnya.

Ia juga menyoroti sejumlah persoalan infrastruktur yang berpotensi mengganggu pelayanan, seperti kondisi bangunan yang sudah menua hingga risiko kerusakan alat medis akibat fasilitas yang kurang layak, termasuk atap bocor dan ruang perawatan yang belum representatif.

Menurut Johni, pembangunan kembali RSUD W.Z Yohanes Kupang akan dilakukan secara komprehensif dengan konsep rumah sakit modern yang tidak hanya mengedepankan fungsi pelayanan, tetapi juga kenyamanan bagi pasien dan pengunjung.

BACA JUGA:  Wagub Jhoni Apresiasi PSMTI, Festival Lampion Kupang, Transaksi Rp1 Miliar, Bukti Ekonomi Rakyat Bergerak

Beberapa fokus utama dalam rencana tersebut antara lain penyediaan ruang perawatan yang bersih dan nyaman, dukungan terhadap penggunaan alat medis mutakhir, penataan area parkir yang tertib, serta penyediaan fasilitas pendukung seperti kantin atau restoran yang setara dengan rumah sakit besar di kota-kota maju.

Tak hanya itu, proyek ini juga dirancang sebagai investasi jangka panjang hingga 100 tahun ke depan, sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem layanan kesehatan di NTT.

Untuk merealisasikan rencana besar ini, Pemprov NTT akan menjajaki kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk lembaga donor dan mitra internasional.

BACA JUGA:  Zulkifli Hasan,Lulusan Ahli Gizi STIKES Nusantara Paling Dibutuhkan untuk Sukseskan Program MBG

“Harapannya, rumah sakit ini menjadi kebanggaan masyarakat NTT. Orang datang berobat merasa nyaman dan bangga dengan fasilitas yang kita miliki,” tegas Johni.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *