Jelang Lebaran, Bank Mandiri Siapkan Rp15,8 Miliar Uang Tunai dan Layanan Transaksi Digital Aman di NTT

Area Head Bank Mandiri Area NTT, Dewa Made Sugianta,

KUPANG.NW.id – Menyambut momentum Hari Raya Idulfitri dan libur panjang Lebaran 2026, Bank Mandiri menyiapkan uang tunai sebesar Rp15,8 miliar untuk memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Area Head Bank Mandiri Area NTT, Dewa Made Sugianta, mengatakan ketersediaan dana tersebut dipastikan cukup untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan transaksi selama periode Lebaran.

“Kesiapan uang tunai yang kami siapkan untuk menghadapi Lebaran dan libur panjang sekitar Rp15,8 miliar,” kata Dewa Made kepada wartawan di Kupang, Senin (16/3/2026).

Menurutnya, kebutuhan uang tunai saat momen hari raya tidak sebesar beberapa tahun sebelumnya karena masyarakat semakin banyak memanfaatkan layanan transaksi digital.

BACA JUGA:  RUPST BNI Setujui Dividen Rp13 Triliun dan Buyback Saham Rp905 Miliar

Saat ini, 18 kantor cabang Bank Mandiri di NTT telah dilengkapi fasilitas ATM setor dan tarik tunai yang memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi perbankan.

Selain menggunakan uang tunai, masyarakat juga dapat melakukan pembayaran melalui berbagai layanan digital seperti QRIS, kartu debit, kartu kredit, maupun aplikasi mobile banking Livin’ by Mandiri.

Bank Mandiri juga memastikan seluruh mesin ATM dan layanan perbankan tetap beroperasi optimal dengan standar layanan Service Level Agreement (SLA) sebesar 99,8 persen.

Di sisi lain, penggunaan sistem pembayaran digital juga terus mengalami peningkatan. Hingga saat ini jumlah merchant pengguna QRIS di wilayah Kupang telah mencapai sekitar 30 ribu merchant.

BACA JUGA:  Gelombang Dukungan Kian Menguat, Pengcab TI Flores Timur Resmi Usung Ridwan Angsar Pimpin Taekwondo NTT

Dalam kesempatan tersebut, Dewa Made juga memperkenalkan diri sebagai Area Head Bank Mandiri NTT yang baru menjabat sekitar satu bulan.

Ia sebelumnya bertugas di Surabaya dan pernah menjadi Kepala Cabang Bank Mandiri di Ruteng serta Labuan Bajo.

Ia berharap sinergi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan media di NTT dapat terus terjalin untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami ingin terus bersinergi dengan berbagai pihak agar kehadiran Bank Mandiri benar-benar memberi manfaat bagi pembangunan ekonomi di NTT,”.katany

Selain memastikan ketersediaan uang tunai, Bank Mandiri juga menyiapkan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp350 miliar untuk penyaluran di wilayah NTT sepanjang tahun 2026.

BACA JUGA:  Sempat Langka, Pertamina Pastikan Pasokan LPG di Kupang Aman, Ribuan Tabung Segera Didistribusikan

Hingga saat ini, realisasi penyaluran KUR telah mencapai sekitar Rp21 miliar.

“Target penyaluran KUR tahun ini sebesar Rp350 miliar, dan hingga saat ini sudah terealisasi sekitar Rp21 miliar,” ujarnya.

Pada tahun sebelumnya, penyaluran KUR Bank Mandiri di NTT tercatat mencapai sekitar Rp176 miliar, sementara total kredit yang disalurkan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mencapai Rp363 miliar.

Dewa Made menegaskan, Bank Mandiri terus berkomitmen mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui pembiayaan bagi pelaku UMKM yang menjadi penggerak ekonomi masyarakat.

“Bank Mandiri hadir untuk ikut membangun NTT, khususnya melalui penguatan sektor UMKM,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *