Jelang Musprov TI NTT, Pengcab Alor Cabut Dukungan dari Fransisco Bessi dan Beralih ke Ridwan Angsar

Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Taekwondo Indonesia Kabupaten Alor, Marthen Luther Blegur, S.H.,

KUPANG, NW.id – Dinamika menjelang pemilihan Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia (TI) Nusa Tenggara Timur (NTT) periode 2026–2030 semakin memanas.

Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Taekwondo Indonesia Kabupaten Alor, Marthen Luther Blegur, S.H., secara resmi mencabut dukungannya kepada Ketua Umum Pengprov TI NTT saat ini, Fransisco Bernando Bessi, S.H., M.H., C.Me., CLA., dan mengalihkan dukungan kepada Ridwan Sujana Angsar, S.H., M.H., yang saat ini menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Medan.

Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Pernyataan Dukungan yang ditandatangani langsung oleh Marthen Luther Blegur di Kalabahi pada 9 Maret 2026.

BACA JUGA:  KONI Flores Timur Tegas di Tengah Kisruh Taekwondo NTT, Kepengurusan di Luar SK Resmi Dinyatakan Ilegal

Dalam surat tersebut ditegaskan bahwa dukungan yang sebelumnya diberikan kepada Fransisco Bernando Bessi sebagai Ketua Umum Pengprov TI NTT periode 2022–2026 resmi dicabut.

Sebagai Ketua Pengcab Taekwondo Indonesia Kabupaten Alor, Marthen menyatakan bahwa dukungan kini dialihkan kepada Ridwan Sujana Angsar sebagai bakal calon Ketua Umum Pengprov Taekwondo Indonesia NTT periode 2026–2030.

Ridwan Sujana Angsar sendiri mulai disebut-sebut mendapatkan dukungan dari sejumlah pengurus cabang Taekwondo di berbagai daerah di NTT menjelang agenda pemilihan kepemimpinan baru di tingkat provinsi.

BACA JUGA:  Tinjau MBG di Alor, Wagub Johni Asadoma Tekankan Kebersihan SPPG dan Motivasi Siswa Raih Cita-cita

Dalam isi surat pernyataan tersebut juga ditegaskan bahwa dukungan kepada Ridwan Angsar diberikan dengan harapan dapat mendorong kemajuan dan perkembangan olahraga Taekwondo di Nusa Tenggara Timur pada periode kepengurusan mendatang.

“Surat pernyataan dukungan ini saya buat dengan sebenarnya untuk mendukung kemajuan Taekwondo di Provinsi Nusa Tenggara Timur,” demikian bunyi pernyataan dalam dokumen tersebut.

Dokumen tersebut juga dilengkapi materai dan cap resmi Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia Kabupaten Alor, serta ditandatangani langsung oleh Marthen Luther Blegur sebagai bentuk tanggung jawab atas pernyataan yang dibuat.

BACA JUGA:  Ketua Pengprov TI Fransisco, Taekwondo NTT Cetak 13 Wasit Nasional dan Siap Bertugas di Event Bergengsi

Pencabutan dukungan ini diperkirakan akan mempengaruhi konstelasi pemilihan Ketua Umum Pengprov TI NTT mendatang.

Pasalnya, dukungan dari pengurus cabang kabupaten/kota menjadi faktor penting dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi olahraga tersebut.

Dengan mulai bermunculannya dukungan kepada figur baru, persaingan menuju pemilihan Ketua Umum Pengprov Taekwondo Indonesia NTT periode 2026–2030 diprediksi akan berlangsung semakin kompetitif dan menarik untuk diikuti oleh para insan olahraga di NTT.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *