Resmi Dedy Tanjung Nahkodai PSMTI Kota Kupang 2026–2030, Siap Lanjutkan Program dan Perkuat Aksi Sosial

Ketua PSMTI Kota Kupang Dedi Tanjung (Kanan) bersama Ketua bidang hukum PSMTI provinsi NTT Fransisco Bessi

KUPANG.NW,id – Kepemimpinan PSMTI Kota Kupang resmi berganti. Setelah menuntaskan masa jabatan periode 2022–2026, Fransisco Bessi menyerahkan tongkat estafet kepada Dedy Tanjung yang kini menahkodai PSMTI Kota Kupang untuk periode 2026–2030.

Pergantian kepemimpinan ini telah melalui koordinasi dengan PSMTI Provinsi NTT. Fransisco Bessi menyampaikan bahwa proses suksesi berjalan baik dan penuh kekeluargaan.

“Kami sudah bertemu dengan Ketua PSMTI Provinsi NTT. Hari ini sudah ada ketua baru, Pak Dedi Tanjung. Kami yakin kemitraan dan kontribusi sosial warga Tionghoa di Kota Kupang akan terus dilanjutkan,” ujarnya.

Fransisco sendiri kini dipercaya mengemban jabatan sebagai Ketua Bidang Hukum PSMTI Provinsi NTT berdasarkan surat rekomendasi resmi.

BACA JUGA:  Mokris Lay Ditahan Kejari, Hanura Kota Kupang Masih Tunggu Arahan DPD Soal PAW

Sementara itu, Ketua PSMTI Kota Kupang Dedi Tanjung menyampaikan komitmennya untuk meneruskan serta mengembangkan berbagai program sosial yang telah dijalankan kepengurusan sebelumnya.

“Kami telah menerima estafet dari Pak Fransisco. Semoga semua kemajuan yang sudah dirintis bisa kami lanjutkan dan tingkatkan,” ungkap Dedy, Rabu (4/3/2026).

Menurutnya, PSMTI hadir sebagai organisasi sosial yang berbaur dengan seluruh elemen masyarakat Kota Kupang tanpa membedakan latar belakang. Fokus utama tetap pada kegiatan kemanusiaan dan sosial.

Sejumlah program yang telah berjalan antara lain bantuan rumah layak huni, donor darah, pembagian sembako, hingga bantuan bagi panti asuhan dan rumah ibadah.

BACA JUGA:  Wagub NTT Johni Asadoma Berbagi Berkah Ramadan di TPA Namosain, Tanamkan Nilai Adab dan Iman pada Generasi Muda

Salah satu program yang cukup fenomenal pada periode sebelumnya adalah pelaksanaan vaksinasi massal di kawasan Grand Mutiara yang mendapat respons luas dari masyarakat.

Memasuki kepemimpinan baru, Dedy berharap warga keturunan Tionghoa semakin solid dan bersatu dalam semangat kebersamaan.

“Kami percaya persatuan ini akan memberi manfaat besar bagi Kota Kupang. Karena ini organisasi sosial, kita ingin terus berbagi dan menjaga keberagaman,” tegasnya.

Sebagai gebrakan awal periode 2026–2030, PSMTI Kota Kupang akan menggelar Festival Lampion di Jalan El Tari pada 6–8 Maret 2026. Kegiatan tersebut akan dimeriahkan dengan pertunjukan tarian, nyanyian, serta puluhan stan UMKM.

BACA JUGA:  Wakapolri Tinjau SPPG SPN Polda NTT, Pastikan Layanan Gizi Berjalan Baik dan Siap Diperluas ke Wilayah 3T

Sekitar 70–80 stan makanan dan produk lokal disiapkan untuk memeriahkan festival tersebut.

Fransisco Bessi berharap kepengurusan baru dapat semakin merakyat dan merangkul semua kalangan.

Ia menilai Dedy bukan sosok baru, melainkan figur yang selama ini aktif bekerja di balik layar dan kini didorong tampil memimpin di garis depan.

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, PSMTI Kota Kupang optimistis terus menjadi jembatan harmoni serta memberi dampak nyata bagi masyarakat Kota Kupang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *